Kabut Asap di Singapura dan Malaysia, BNPB: ''Asap Belum Tentu Dari Indonesia!''

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabut asap di Palembang.
Kabut asap di Palembang.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan bahwa Malaysia dan Singapura juga terdeteksi sebagai sumber polusi udara. Yang mana dalam hal ini BNPB menegaskan bahwa kabut asap di dua negara tersebut belum tentu berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

"Kita lihat Singapura juga ada sumber partikulat, bukan dari wilayah Indonesia. Di Malaysia, Kuala Lumpur ada nggak sumber partikulat? Ada. Dari Indonesia nggak? Nggak," kata Muhari dalam siaran melalui kanal Youtube BNPB Indonesia pada Selasa (10/10/2023).

Ia juga mengatakan bahwa partikulat Singapura justru masuk ke pulau-pulau kecil di Indonesia, berdasarkan hasil monitoring secara real time.

Abdul tidak merinci lebih lanjut sumber-sumber partikulat yang berasal dari wilayah Singapura dan Malaysia.

Muhari mengakui ada sumber partikulat di sejumlah wilayah di Indonesia. Beberapa di antaranya ditemukan di Kalimantan, Jakarta, dan Semarang. 

"Contohnya ketika Jakarta tertutup kabut, apakah saya bisa komplain ini pasti akibat karhutla? Nggak bisa," katanya.

Ia juga menyebut keberadaan kabut asap itu tidak bisa dilepaskan dari kondisi kemarau seperti saat ini. Ketika ditemukan sumber partikulat di satu daerah, maka asap akan terus berada di wilayah tersebut.

Menurutnya, intensitas hujan yang sangat jarang menyebabkan partikulat yang ada tidak terbilas dan menetap di wilayah tersebut.

"Ketika polusi kendaraan, asap pabrik, apapun itu tidak terbilas oleh hujan maka dia akan berputar di situ. Ini juga kan yang terjadi di Jakarta, kenapa kita harus TMC di Jakarta," ujarnya.

Malaysia juga sebelumnya telah mengirim surat ke pemerintah Indonesia sebagai salah satu upaya mengatasi kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan (karhutla) yang belakangan 'membekap' sejumlah wilayah negara itu.

Menteri Sumber Daya Alam, Lingkungan, dan Perubahan Iklim (NRECC) Malaysia Nik Nazmi Nik Ahmad mengatakan telah mengirim surat itu ke Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia (LHK) Siti Nurbaya Bakar, dikutip dari New Straits Times.
"Kami telah mengirimkan surat kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia mengenai masalah (kabut lintas batas) menyusul pernyataan Perdana Menteri kemarin," katan Nazmi pada Rabu (4/10/2023). ac

Berita Terbaru

Ditemukan Potensi Rugikan Warga, Dewan Minta Proyek Perluasan Bozem Simohilir di Evaluasi

Ditemukan Potensi Rugikan Warga, Dewan Minta Proyek Perluasan Bozem Simohilir di Evaluasi

Rabu, 15 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Proyek perluasan Bozem Simohilir yang dilaksanakan oleh DSDABM (Dinas Sumber Daya Air Dan Bina Marga) Kota Surabaya menjadi…

Sebanyak 285 Peserta Ikuti Lomba MTQ Tingkat Kabupaten

Sebanyak 285 Peserta Ikuti Lomba MTQ Tingkat Kabupaten

Rabu, 15 Apr 2026 18:38 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebanyak 285 peserta mengikuti lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan Tahun 2026, pada Selasa…

Jelang Muswil Peradi Jatim, Desakan Penundaan dari Daerah Terus Bermunculan

Jelang Muswil Peradi Jatim, Desakan Penundaan dari Daerah Terus Bermunculan

Rabu, 15 Apr 2026 18:12 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Jelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) III  Badan Pengurus Wilayah (BPW),  Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa T…

Sidang Pengerukan Tanjung Perak Masuk Fase Penentu, Eksepsi Diuji Lewat Tanggapan Jaksa

Sidang Pengerukan Tanjung Perak Masuk Fase Penentu, Eksepsi Diuji Lewat Tanggapan Jaksa

Rabu, 15 Apr 2026 17:54 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Perkara dugaan pelanggaran hukum dalam proyek pengerukan kolam pelabuhan di Pelabuhan Tanjung Perak terus bergulir dan kini m…

Saham PT Hasil Karya Digugat Ahli Waris, Tergugat: Semua Sudah Tuntas Saat Almarhum Hidup

Saham PT Hasil Karya Digugat Ahli Waris, Tergugat: Semua Sudah Tuntas Saat Almarhum Hidup

Rabu, 15 Apr 2026 17:16 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa kepemilikan saham di tubuh PT Hasil Karya memasuki babak krusial di Pengadilan Negeri Surabaya. Gugatan yang diajukan oleh …

Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong

Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong

Rabu, 15 Apr 2026 16:47 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 16:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong swasembada pangan melalui berbagai program. Salah satunya melalui Bahana Bersahaja di D…