Wujudkan Sumber Daya Unggul Alokasi Dana Pendidikan Sebesar Rp 660,8 Triliun di Tahun Depan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata.
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, berintegritas, dan berdaya saing untuk menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp 660,8 triliun dari anggaran APBN 2024.

Anggaran pendidikan ini terbagi atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp 237,3 triliun, Transfer ke Daerah (melalui Dana Alokasi Umum/DAU, Dana Bagi Hasil/DBH, Dana Alokasi Khusus/DAK, dan Dana Otonomi Khusus/Otsus) Rp 346,6 triliun, dan pembiayaan investasi Rp 77,0 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata menilai diperlukan ikhtiar dan komitmen yang kuat dalam menjawab tantangan di bidang pendidikan, khususnya dalam pengembangan SDM. 

Ia berpendapat bahwa SDM yang baik menjadi faktor kunci dalam menghadapi berbagai perubahan yang terjadi, terutama perubahan cara kerja.

"Peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia ditekankan pada peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, pemerataan kualitas pendidikan melalui peningkatan distribusi guru dan sarana prasarana pendidikan, serta peningkatan kualitas PAUD," jelas Isa dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis (12/10/2023).

Upaya peningkatan SDM ini akan dilakukan pada jenjang mulai dari pendidikan tingkat dasar hingga pendidikan tingkat tinggi.

Isa mengatakan bahwa komitmen peningkatan pendidikan juga akan menyasar perluasan program beasiswa.

"Melalui anggaran tersebut, Kemenkeu juga berkomitmen untuk perluasan program beasiswa, pemajuan kebudayaan, penguatan perguruan tinggi kelas dunia, dan pengembangan riset dan inovasi," jelasnya.

Ia mengatakan kenaikan anggaran pendidikan pada APBN 2024 bertujuan memberikan jaminan pendidikan kepada masyarakat dari tingkat dasar hingga pendidikan tinggi. Dengan demikian, anggaran yang disediakan pun dapat memperluas akses pendidikan.

Adapun upaya ini sejalan dengan prinsip pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni no one left behind atau tidak ada satupun warganya yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan. 
Sebagai informasi, anggaran beasiswa dan bantuan sosial (bansos) ini mengalami peningkatan, pada tahun 2024 sebesar Rp 35,94 triliun dari sebelumnya Rp 28,9 triliun pada 2023. ac

Tag :

Berita Terbaru

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

SURABAYPAGI.COM, Sidoarjo - Sangat menakjubkan bila menengok transaksi jual beli ikan dan udang yang dilakukan para bandar ikan (boreg) di Depo Pemasaran Ikan…

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

SurabayaPagi, Malang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama Srikandi PLN …

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatra Barat terus dilakukan melalui penyediaan hunian tetap (huntap) yang aman d…

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar rapat koordinasi terkait polemik historis antara Sunan …

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kuliner khas Kabupaten Lamongan Sego Boran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, oleh Kementerian…

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Endi Mahandi (42) warga Dusun Koripan Desa Bangke Kec.Kanoro Kabupaten Blitar, alami kerugian sekitar Rp.75 Juta, setelah kandang…