Prostitusi Online di Apartemen Icon Mall Gresik, Dibayar Rp 300 Ribu Sekali Main

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa pekerja seks komersial melalui online, saat digrebek dan diamankan oleh tim Reskrim Polres Gresik, Senin malam.
Beberapa pekerja seks komersial melalui online, saat digrebek dan diamankan oleh tim Reskrim Polres Gresik, Senin malam.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik berhasil membongkar praktik prostitusi online yang menggunakan aplikasi Michat di wilayah Gresik.

Penggerebekan terhadap praktik prostitusi online ini berlangsung di Apartemen Icon Mall, Kebomas, Gresik pada Senin (30/10/2023), sekitar pukul 18.30 WIB. Saat penggerebekan anggota Unit Pidana Terpadu Polres Gresik lebih dulu melakukan pemeriksaan di lokasi yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan beberapa pekerja seks komersial (PSK) dan seorang mami (muncikari).

“Ada 5 orang yang kita amankan. Salah staunya merupakan muncikari atau maminya,” ujar Aldhino.

Aldhino menjelaskan kelima wanita tersebut berinisial SN, RR, DW, SA dan NV. Dalam menjalankan bisnis tersebut, mereka menggunakan aplikasi miChat untuk mencari pelanggan.

“Jadi muncikari berinisial NV ini mencari pelanggan melalui MiChat. Setelah deal harganya, ia menjemput tamu di lobi, terus membawanya ke apartemen,” jelas Aldhino.

Saat digerebek, polisi mendapati dua wanita yang sedang melayani pria hidung belang. Sementara dua lainnya sedang menunggu pelanggan di kamar lainnya bersama muncikari NV.

“Dua diantaranya sedang melayani tamu. Sementara dua lainnya menunggu di kamar. Saat ini masih didalami dan masih melakukan penyelidikan,” pungkas Aldhino.

 

Dibayar Rp 300 Ribu

Kedua pekerja seks yang diamankan memberikan keterangan bahwa mereka mendapatkan bayaran antara Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu setiap kali mereka memberikan layanan kepada pelanggan.

Uang hasil layanan tersebut selanjutnya diberikan kepada mucikari NV, yang mengendalikan operasi prostitusi tersebut.

“Di hadapan petugas dua pekerja seks ini menerima bayaran sebesar Rp 3 juta setiap minggu sebagai imbalan atas layanan mereka,” jelasnya.

Operasi ini juga mengungkap bahwa aplikasi Michat dengan akun “Delisa” dan “Naura” digunakan untuk menjalankan kegiatan prostitusi online.

 

Muncikari Tersangka

Ketika penangkapan berlangsung, kedua pekerja seks tidak sedang melayani tamu, namun barang bukti yang ditemukan termasuk alat kontrasepsi, buku catatan kerja, uang tunai sebesar Rp 8,6 juta, dan empat handphone.

“Tersangka NV ditetapkan sebagai pelaku utama dalam kasus ini dan akan dihadapkan pada pasal 296 dan/atau pasal 506 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait dugaan penyediaan perbuatan cabul,” bebernya.

 “Ini adalah langkah penting dalam upaya penegakan hukum terhadap praktik prostitusi online yang merusak di Gresik. Polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap semua aspek kegiatan ilegal ini,” tutup Aldino.

Dikonfirmasi terpisah, Building Manager Apartemen Icon Mall Gresik, Wisnu Kusuma Wardana tidak membantah adanya penggerebekan dari Satreskrim Polres Gresik dalam dugaan prostitusi online di salah satu unitnya.

Menurutnya, sistem keamanan di apartemen itu sudah cukup ketat. Mulai dari pendataan penghuni atau penyewa unit hingga para tamu. Termasuk patroli rutin petugas keamanan.

"Kami pastikan tidak pernah memfasilitasi ataupun mendukung prostitusi, kriminalitas dan hal-hal negatif lainnya. Ini akan menjadi catatan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan," terang Wisnu. grs/ham/rmc

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…