Jelang Berakhir, Proyek Trotoar Jalan Gus Dur Jombang Baru Terealisasi 37 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengerjaan proyek rehabilitasi trotoar dan drainase Jalan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur Jombang, Rabu (01/11/2023). SP/ SAREP
Pengerjaan proyek rehabilitasi trotoar dan drainase Jalan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur Jombang, Rabu (01/11/2023). SP/ SAREP

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Meski mengalami peningkatan deviasi hingga 27 persen, sikap Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang terkesan "lembek" terhadap kontraktor proyek trotoar dan drainase Jl Presiden KH Abdurahman Wahid, PT Renis Rimba Jaya. 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perkim Jombang Sri Rahayu mengatakan masih memberikan kesempatan PT Renis Rimba Jaya untuk menyelesaikan proyek trotoar dan drainase Jl Presiden KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur sampai batas waktu yang sudah ditentukan. 

"Mereka msh komitmen menyelesaikan," tandasnya," Rabu (01/11/2023).

Menurut perempuan berkaca mata ini, Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Jombang, minggu ini mulai melakukan show cause meeting (SCM) kedua. 

Ini karena pihak kontraktor PT Renis Rimba Jaya masih belum bisa memenuhi target yang diberikan pada saat show cause meeting (SCM) pertama, yakni progres harus mencapai 55 persen.

"Minggu ini mulai kita uji coba SCM kedua, selama tujuh hari kedepan. Karena target di SCM pertama belum tercapai," tutur Yayuk. 

Diketahui, minggu lalu progres pengerjaan proyek trotoar dan drainase Jalan Gus Dur baru mencapai 37 persen. 

Sementara untuk keterlambatan meningkat menjadi 27 persen. Padahal, pada saat show cause meeting (SCM) pertama progres harus mencapai 55 persen.

Terpisah, pelaksana lapangan PT Renis Rimba Jaya, Roni Hermanto mengatakan untuk mencapai target pihaknya mengejar keterlambatan dengan sistem kerja lembur. 

”Material pabrikasi juga sudah kami datangkan ke proyek tinggal pemasangan,” kata Roni. 

Meski mengalami keterlambatan 27 persen. Ia mengaku tak khawatir, karena memang material sudah di lokasi proyek dan tinggal pemasangan. 

Proyek rehabilitasi trotoar dan drainase Jalan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur Jombang menelan anggaran Rp 3,2 miliar dari APBD 2023 dan berakhir pada sekira tgl 23 November 2023. Sarep

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…