Impor Beras ASEAN Banjiri RI Tahun Ini: Terbesar dari Vietnam dan Thailand

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi impor beras. Pekerja melakukan proses pembongkaran kapal beras impor yang baru sandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. SP/ JKT
Ilustrasi impor beras. Pekerja melakukan proses pembongkaran kapal beras impor yang baru sandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia tengah gencarnya melakukan impor beras untuk mengantisipasi dampak El Nino. Alasan Indonesia mengimpor beras tahun ini dilakukan karena kemungkinan akan menghadapi el nino atau kekeringan panjang. Jadi, pasokan tersebut untuk mengantisipasi kekosongan saat musim kekeringan tersebut.

Tahun ini Indonesia telah mengimpor beras dari sejumlah negara di ASEAN. Penugasan impor tahun ini saja mencapai 3,5 juta ton, yang tetapkan awal tahun 2 juta ton dan akhir tahun 1,5 juta ton.

"Itu untuk cadangan Bulog, karena kemungkinan akan ada yang namanya El Nino, kering panjang, sehingga Bulog dan Badan Pangan mempersiapkan diri untuk memperkuat cadangan berasnya," kata Jokowi.

Namun, saat ini belum semuanya importasi beras itu terealisasikan atau masuk ke Indonesia. Pada awal penugasan impor, Perum Bulog sebagai BUMN yang mendapatkan penugasan meneken kontrak dengan sejumlah negara, di antaranya Thailand dan Vietnam.

Namun, India bukan negara yang menjadi eksportir beras terbesar bagi Indonesia. Perum Bulog mengatakan impor yang dilakukan Indonesia terbesar dari Vietnam dan Thailand.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal mengungkap pada impor beras tahap satu 2023, di mana dalam 500.000 ton yang diimpor hanya 5.000 ton dari India. 

Sementara sebagian besar dari Vietnam, Thailand, dan sebagian kecil dari Pakistan. Impor beras di tahap kedua dan ketiga, Iqbal mengatakan Indonesia tidak berkontrak dengan India.

Terbaru, Indonesia impor beras dari Kamboja sebanyak 10.000 ton. Suplai beras Kamboja didatangkan untuk penguatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Menurut Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi, dari pantauan Kepala NFA hari ini, terdapat total 140 kontainer yang muatannya berisikan beras 25 ton per kontainernya. 

"Kita tegaskan nomor satu prioritas kita adalah tentunya produksi dalam negeri. Tapi pada saat memang kita memerlukan tambalan stok dari pengadaan dari luar negeri, ini kita lakukan,” katanya, Jumat (03/11/2023).

Jumlah keseluruhannya pun mencapai 3.500 ton dan telah diambil sampel pengecekan oleh Badan Karantina Indonesia guna memastikan aspek keamanan dan mutu pangannya.

“Hari ini adalah hari pertama stok beras dari Kamboja masuk ke Indonesia. Targetnya ada 10.000 ton dan hari ini telah datang 3.500 ton. Selanjutnya nanti kita akan bicara lagi dengan pihak Kamboja," jelas Arief. jk-01/dsy

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…