Laris Manis, 300 Investor Asing Antre Tanam Modal di Proyek Pembangunan IKN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau proyek Tol IKN di Jembatan Pulau Balang, Kalimantan Timur, Rabu (01/11/2023). SP/ ANTARA
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau proyek Tol IKN di Jembatan Pulau Balang, Kalimantan Timur, Rabu (01/11/2023). SP/ ANTARA

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kian laris manis. Pasalnya baik investor domestik maupun asing sampai antre untuk berinvestasi. Salah satunya seperti Singapura, Malaysia, Thailand, hingga Uni Emirat Arab (UEA). Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memprioritaskan investor domestik atau nasional terlebih dahulu.

Jokowi juga mengatakan, pemerintah turut memberi kesempatan bagi para investor lokal untuk berkolaborasi dengan investor asing. Pemerintah juga sudah menyiapkan zona-zona di IKN sesuai dengan sektor investasi.

Hal tersebut juga sempat diungkap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, menurutnya ada sekitar 300 Letter of Intent (LoI) atau peminat yang mau investasi di IKN. 

"Beliau sampaikan ada 300-an sekian LoI yang ditandatangani Badan Otorita IKN. Diantaranya ada 130 dari Singapura, beberapa dari Thailand. Tapi sekarang itu direm dulu karena diutamakan dari dalam negeri," jelasnya.

Sementara, Basuki mengatakan ada banyak proyek pengusaha lokal yang mulai dibangun. Dia mencatat, hingga Desember 2023 nanti saja akumulasi investasinya mencapai Rp 45 triliun.

"Itu semua (investor) dalam negeri. Jadi yang luar negeri beliau minta direm dulu, diutamakan dalam negeri," tegas Menteri PUPR, Senin (06/11/2023).

Diketahui, sedikitnya ada 130 investor dari Singapura telah datang dan melihat langsung IKN beberapa bulan lalu, kemudian ada investor dari Korea Selatan, Jepang, Malaysia, hingga Persatuan Emirat Arab yang juga ingin berinvestasi.

Sementara itu, peletakan batu pertama proyek superblok bernama 'Pakuwon Nusantara' oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di lahan campuran (mixed use land) IKN, bersama Otorita IKN dan PT Pakuwon Jati Tbk, melalui entitas PT Pakuwon Nusantara Abadi (PNA) telah dilakukan pada Rabu (01/11/2023) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, dengan nilai investasi sebesar Rp5 triliun.

Pakuwon Nusantara merupakan salah satu investor dari rangkaian peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada 1-2 November 2023, dengan total investasi kali ini saja sebesar Rp12 triliun.

"Saya senang, ini PT Pakuwon sudah mendahului membangun. Saya sangat menghargai, mengapresiasi dan kita harapkan ini akan memberikan gelombang lain bagi investor nasional," ujarnya.

Disatu sisi, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan bahwa dengan adanya peletakan batu pertama oleh PT Pakuwon, menjadi bukti dari atensi investasi yang besar untuk pembangunan IKN.

Hingga saat ini terdapat lebih dari 300 Letter of Intent (LoI) yang menyatakan minat untuk turut membangun IKN, sehingga hal ini nilainya sangat luar biasa. Dilihat dari kategori investasi yang masuk, Jokowi menilai fasilitas yang dihadirkan pun cukup lengkap. Dia merinci, ada 3 rumah sakit, 4 hotel, hingga ada 2 mal.

"Artinya ini bergulirnya sangat cepat dan saya harapkan pak Ketua Otorita IKN bisa melayaninya dengan cepat, karena swasta juga mintanya dengan cepat. Cepat. Cepat," ungkapnya.

"Tadi saya sudah sampaikan Rp 45 triliun, sampai Desember. Yang real ya," pungkas Jokowi. jk-02/dsy

Berita Terbaru

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…