Pesilat Gresik Tewas saat Latih Tanding, Pelatih dan Wasit Tersangka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Polisi menetapkan dua orang jadi tersangka terkait kasus meninggalnya pesilat inisial RNH (17) asal Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan saat berlatih di Desa Dalegan, Panceng, Gresik.

"Kami sudah menetapkan dua orang menjadi tersangka yaitu B (26) selaku pelatih yang latih tanding dan menendang dada korban dan H (26) selaku wasit sekaligus pelatih yang bertanggung jawab latihan tersebut. Keduanya berasal dari Lamongan," ujar Kasat Reskrim Porles Gresik, AKP Aldhino Prima Wirdhan, AKP Aldhino, Selasa (7/11/2023).

"Kedua tersangka itu dijerat Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana tentang penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia," imbuh AKP Aldhino.

AKP Aldhino sebelumnya mengungkapkan, tim forensik RSUD Ibnu Sina Gresik sudah selesai melakukan autopsi terhadap korban.

"Sudah kita lakukan autopsi mulai pukul 13.00 sampai pukul 16.30 WIB," ujarnya.

AKP Aldhino menjelaskan, setelah melakukan autopsi selama empat jam, tidak ditemukan trauma atau luka fatal yang menyebabkan korban meninggal. Namun yang pasti ada tendangan yang mengenai dada korban hingga mengakibatkan sesak napas.

"Hasil berbincang dengan dokter forensik ada penyebab yang menyebabkan anak tersebut (korban) meninggal, karena ada tendangan yang mengenai dada bagian kiri, ditendang sekali," ujar AKP Aldhino di kamar jenazah RSUD Ibnu Sina.

Dipastikan tendangan dari pelatih yang mengenai dada korban mengakibatkan korban sesak napas sebelum meninggal dunia.

Pihaknya akan memeriksa pihak keluarga korban, apakah korban mengalami penyakit asma atau penyakit jantung.

Sementara itu terkait latih tanding yang dilakukan RNH bersama rekan-rekan perguruan silatnya, Aldhino menyebut, tidak ada izin yang diajukan dan dikantongi oleh pihak kepolisian dari perguruan silat tempat mereka bernaung.

"Untuk hal ini tidak ada izin. Latihan kemarin tidak ada izin ke kepolisian," ucap Aldhino.

Pihak kepolisian bakal menjadikan hal tersebut sebagai pertimbangan tersendiri. Aldhino menyebut masih menunggu petunjuk yang akan diberikan Kapolres Gresik mengenai kejadian tersebut.

"Pasti, makanya ini kan kami menunggu langkah dari Pak Kapolres nanti seperti apa," tutur Aldhino.

Diketahui sebelumnya, seorang pesilat tewas usai sambung atau duel dengan pelatihnya. Pesilat berinisial RNH (17) warga Paciran, Lamongan ini tewas usai duel di Desa Dalegan, Panceng, Gresik.

Ada belasan siswa dan dua pelatih di kegiatan tersebut. Sebelum latihan, pelatih sempat menanyakan kepada seluruh siswa barangkali ada yang mengalami sakit. Namun, saat itu tidak ada siswa yang mengeluh sakit Duel dilakukan tanpa alat pengaman. Korban RN yang tak menemukan pasangan sabung, dipasangkan dengan pelatihnya, B.

Saat duel, korban menyerang lebih dulu dengan pukulan tangan kosong. Lalu pelatih menendang bagian dada korban hingga remaja 17 tahun itu jauh terlentang ke tanah dan pingsan. Melihat korban terkapar, pelatih dan siswa lainnya memberikan pertolongan pertama.

Korban kemudian dibonceng menggunakan motor dan dibawa ke Puskesmas Panceng. Diduga kuat, korban meninggal dunia di tengah perjalanan. Dari hasil pemeriksaan petugas medis, ditemukan luka memar di bagian dada korban. grs/ham/rmc

Berita Terbaru

Dorong Ekonomi Daerah, Festival Ekraf di Probolinggo Libatkan Puluhan UMKM

Dorong Ekonomi Daerah, Festival Ekraf di Probolinggo Libatkan Puluhan UMKM

Rabu, 29 Jul 2026 11:28 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai langkah strategis dalam mendorong perekonomian daerah, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar)…

Dorong Produktivitas Petani, Pemkab Ponorogo Salurkan Alsintan ke 44 Poktan

Dorong Produktivitas Petani, Pemkab Ponorogo Salurkan Alsintan ke 44 Poktan

Rabu, 29 Jul 2026 11:23 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung percepatan swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Membaiknya Ekosistem Terumbu Karang, Pemkab Trenggalek Mulai Kembangkan Wisata Selam

Membaiknya Ekosistem Terumbu Karang, Pemkab Trenggalek Mulai Kembangkan Wisata Selam

Rabu, 29 Jul 2026 11:17 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Seiring membaiknya ekosistem terumbu karang hasil konservasi yang dilakukan masyarakat pesisir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Perluas Akses Layanan Bersih, Pemkab Pasuruan Gercep Bangun Enam Menara Air

Perluas Akses Layanan Bersih, Pemkab Pasuruan Gercep Bangun Enam Menara Air

Rabu, 29 Jul 2026 10:58 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai langkah untuk memperluas akses air bersih bagi warga di sejumlah desa yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh…

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kota Malang Gencarkan Sosialisasi CKG ke Puskesmas

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kota Malang Gencarkan Sosialisasi CKG ke Puskesmas

Rabu, 29 Jul 2026 10:48 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 10:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna meningkatkan capaian program pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026 kepada masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota…

Aaliyah, Dapat Kejutan Romantis

Aaliyah, Dapat Kejutan Romantis

Rabu, 29 Jul 2026 07:18 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 07:18 WIB

SURABAYAPAGI.com - Aaliyah Massaid mendapat kejutan romantis dari sang suami, Thariq Halilintar, tepat di anniversary pernikahan mereka. Sebuah rangkaian bunga…