SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Beberapa hari ini di wilayah Kabupaten Blitar beredar video kekerasan yang mempertontonkan kekerasan di jalan raya, menjadi perbincangan di warga masyarakat pengguna medsos. Hal ini seperti disikapi warga masyarakat di wilayah hukum Polsèk Kesamben Polres Blitar, agar masyarakat berhati hati karena beredar isu adanya dua pemuda melakukan penganiayaan di jalan raya dengan menggunakan senjata tajam.
Menyikapi itu Kapolsek Kesamben AKP Suhartono SH kepada Surabaya Pagi melalui video Whatsapp nya, menyatakan bahwa hal tersebut tidak ada atau pihaknya belum menerima laporan atas kejadian yang seperti pada video yang beredar di masyarakat, khususnya di wilayah Polsek Kesamben.
"Untuk video tersebut tidak ada laporan masyarakat pada kita, dan itu kapan dan dimana video tersebut dibuat dan disebar, untuk itu di wilayah kami khususnya di desa Pagerwojo Kecamatan Kesamben tidak ada kejadian, tetap kondusif, maka kami menghimbau pada masyarakat, agar masyarakat tidak cemas atas beredarnya dan narasi di WhatsApp itu, dan warga agar lebih bijak dalam mengelola di media sosial, sekaligus sharing dengan pihak keamanan sebelum di share, sehingga tidak membikin masyarakat cemas," tegas AKP Suhartono, se ijjn Kapolres Blitar AKBP Anhar Arlia Rangkuti SH.
Untuk diketahui beredarnya video penganiayaan tersebut tersebar melalui WA di masyarakat terus menerus sampai hari ini (Kamis 9/11) khususnya di desa Pagerwojo yang luas itu, akhirnya masyarakat melaporkan sebaran vidio tersebut ke Polsek Kesamben. Les
Editor : Moch Ilham