Dinas Benarkan 4 Kios Ratusan Juta di Pasar Tunggorono Jombang untuk Satu Pedagang, Ini Alasannya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengerjaan empat kios baru yang menelan anggaran ratusan juta di pasar Tunggorono Jombang, Senin (13/11/2023). SP/Sarep
Pengerjaan empat kios baru yang menelan anggaran ratusan juta di pasar Tunggorono Jombang, Senin (13/11/2023). SP/Sarep

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Pembangunan empat kios baru di Pasar Tunggorono yang diperuntukkan hanya untuk satu orang pedagang, dibenarkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang. 

Proyek pembangunan kios baru di pasar Tunggorono yang mulai dikerjakan bulan November 2023 ini, di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) menelan anggaran dari Bantuan Khusus (BK) sekitar Rp 199,5 juta dengan sistem penunjukan langsung dan dikerjakan oleh CV Bagus. 

Kabid Sarana Perdagangan dan Bapokting Disdagrin Jombang Yustinus Harris Eko Prastijo mengatakan jika pembangunan empat kios baru tersebut, untuk satu orang pedagang bernama Sudaryono. 

”Ya ini membangun kiosnya abah Yon (Sudaryono, Red),” tuturnya, Senin (13/11/2023). 

Dijelaskan Harris, Sudaryono memiliki sekitar 16 kios. Dikarenakan, masih mempunyai banyak kios di pasar. Ia mengalah pembangunan empat kios miliknya dibangun tahun ini.

”Abah yon ini mengalah agar pedagang lainnya bisa menempati. Akhirnya meminta dibangunkan belakangan,” katanya. 

Anggaran ratusan juta itu menurut Harris tidak hanya diperuntukkan untuk pembangunan empat kios yang berukuran 2,5 meter kali 3 meter. Juga digunakan untuk membangun tembok penutup toilet dan memasang instalasi saluran air untuk toilet.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang pedagang di pasar Tunggorono yang namanya enggan disebutkan, mengatakan pengerjaan pembangunan kios atau lapak pedagang barang bekas itu baru dikerjakan pada, Kamis 9 November 2023. "Katanya untuk membangun empat kios,” ujarnya sembari mewanti-wanti namanya tidak dicantumkan, Sabtu (11/11/2023).

Meskipun material pembangunan kios sudah ada di lokasi, namun dirinya mempertanyakan pembangunan empat kios baru ini. Lantaran tidak jadi satu dengan pembangunan pasar Tunggorono yang dikerjakan tahun lalu. 

"Kan aneh, kenapa dibangun tahun ini. Padahal hanya empat kios baru. Dibarengkan tahun lalu sebenarnya kan bisa," katanya sembari bertanya. 

Pantauan di lokasi, terdapat tiga orang pekerja yang sedang melakukan penggalian tanah untuk pondasi. Di sekitar lokasi pekerjaan tidak ada papan informasi adanya proyek pembangunan kios pasar Tunggorono, Jombang. 

Pembangunan empat kios baru tersebut tidak ditampik Kepala Pasar Tunggorono, Hariyono. "Iya itu pembangunan empat kios baru, kalau untuk anggarannya dari APBD dengan sistem penunjukan langsung. Lebih jelasnya tanya Pak Aan (pengawai Dinas Perdagangan dan Perindustrian) karena yang menangani,” tuturnya. 

Terkait tidak dikerjakan sekaligus di tahun kemarin, Hariyono beralibi jika anggarannya tidak cukup. Sarep

Berita Terbaru

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Di tengah menjamurnya bisnis kuliner di Kota Madiun, Warung Oregano hadir dengan konsep berbeda. Usaha UMKM ini mencoba mematahkan a…

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan III (periode J…

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekspor Jawa Timur masih menghadapi tekanan hingga Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai ekspor sepanjang…

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Pada Juni 2026, Provinsi Jawa Timur kembali mencatat inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat inflasi secara bulanan…

Cek Komposisi Sebelum Memilih, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Selain Informasi Nilai Gizi

Cek Komposisi Sebelum Memilih, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Selain Informasi Nilai Gizi

Jumat, 03 Jul 2026 17:18 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Di tengah banyaknya pilihan produk nutrisi anak, kebiasaan membaca komposisi menjadi semakin penting agar orang tua tidak hanya m…

Industri Percetakan Jatim Tumbuh, SPE 2026 Bidik 15 Ribu Pengunjung dan Akselerasi Teknologi

Industri Percetakan Jatim Tumbuh, SPE 2026 Bidik 15 Ribu Pengunjung dan Akselerasi Teknologi

Jumat, 03 Jul 2026 17:15 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Industri percetakan di Jawa Timur menunjukkan tren pertumbuhan seiring ekspansi sektor manufaktur, industri kemasan, serta ekonomi k…