Perkenalkan UMKM Surabaya, Pemkot Genjot Penjualan 20 Ribu Unit 'Souvenir' Piala Dunia U-17

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seorang pengunjung tengah memilih souvenir Piala Dunia U-17 di salah satu mal di Kota Surabaya, Selasa (14/11/2023). SP/ SBY
Seorang pengunjung tengah memilih souvenir Piala Dunia U-17 di salah satu mal di Kota Surabaya, Selasa (14/11/2023). SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur tengah menargetkan promosi penjualan souvenir Piala Dunia U-17 sebesar 20 ribu unit yang diproduksi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Nurul Fadhilah mengatakan promosi produk UMKM dilakukan secara konvensional dan daring.

"Kami pasang di Instagram Sapawarga, Banggasurabaya, akun milik Dinkopdag, kemudian juga ke media," kata Nurul, Rabu (15/11/2023).

Promosi tersebut digelar di beberapa gerai khusus menjual pernak-pernik Piala Dunia U-17 di beberapa mal, Surabaya Kriya Gallery (SKG) Siola, dan MERR. Beberapa lokasi terminal juga dijadikan Dinkopdag untuk menjual suvenir itu, seperti di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Terminal Benowo, dan Terminal Osowilangun.

"Alhamdulillah, animo masyarakat sampai saat ini bagus terhadap produk Piala Dunia dari UMKM Surabaya," ucapnya.

Penjualan souvenir Piala Dunia U-17 di Kota Surabaya sudah mencapai 30 persen atau sekitar enam ribu unit dari target penjualan sebesar 20 ribu unit. Dinkopdag Surabaya juga bekerja sama dengan pihak-pihak hotel untuk membantu pemasaran.

Sementara itu, di salah satu mal terpampang banyak barang produksi UMKM, seperti baju, topi, gantungan kunci, stiker, kipas tangan, hingga pulpen.

Salah seorang penjaga gerai souvenir Piala Dunia di mal tersebut yang juga Staf Dikopdag Ferry Triantoro mengatakan penjualan pernak-pernik tak hanya sebagai langkah menyemarakkan Piala Dunia U-17, namun juga untuk memperkenalkan UMKM Surabaya kepada masyarakat dunia.

"Kami menghadirkan beberapa UMKM untuk ikut berpartisipasi menjual produk bertema Piala Dunia U-17," ucapnya.

Produk tersebut memajang gambar logo komposit Piala Dunia U-17 yang dirancang oleh Pemkot Surabaya, yakni "Culo Bolo". Harga yang dipatok mulai Rp 10 ribu hingga Rp 130 ribu.

Dia menyatakan gantungan kunci merupakan produk yang menjadi buruan masyarakat. "Gantungan kunci, terus pulpen. Kalau barang yang dijual jumlahnya sekitar 100-an," kata dia. sb-03/dsy

Berita Terbaru

Kapolres Gresik Sidak Pelayanan Publik, Pastikan SKCK dan Hotline 110 Berjalan Maksimal

Kapolres Gresik Sidak Pelayanan Publik, Pastikan SKCK dan Hotline 110 Berjalan Maksimal

Selasa, 12 Mei 2026 12:57 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 12:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah unit pelayanan publik di Mapolres Gresik,…

Temukan 40 Kasus Positif Campak, Dinkes Jember Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Temukan 40 Kasus Positif Campak, Dinkes Jember Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 12 Mei 2026 12:42 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti penemuan peningkatan penyakit campak yang terus meningkat hingga 40 kasus yang dinyatakan positif selama Januari…

Jelang Libur Panjang, Pemkot Malang Tingkatkan Pemantauan di Titik Rawan Macet

Jelang Libur Panjang, Pemkot Malang Tingkatkan Pemantauan di Titik Rawan Macet

Selasa, 12 Mei 2026 12:24 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka mengantisipasi kemacetan saat berlangsungnya sejumlah momen libur panjang, yakni Kenaikan Isa Almasih, Idul Adha dan…

Gegara Instalasi Limbah Bermasalah, 2 SPPG di Nganjuk Kena Suspend BGN

Gegara Instalasi Limbah Bermasalah, 2 SPPG di Nganjuk Kena Suspend BGN

Selasa, 12 Mei 2026 12:11 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Berdasarkan evaluasi seluruh SPPG dilakukan langsung oleh BGN melalui mekanisme penilaian dan pengawasan berkala, ditemukan 2…

Lewat Absensi Digital, Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan Disiplin ASN

Lewat Absensi Digital, Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan Disiplin ASN

Selasa, 12 Mei 2026 11:48 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melalui penguatan sistem absensi digital guna mencegah potensi manipulasi presensi pegawai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dikeluhkan Masyarakat, Pemkot Malang Percepat Langkah Strategis Penanganan Masalah Sampah

Dikeluhkan Masyarakat, Pemkot Malang Percepat Langkah Strategis Penanganan Masalah Sampah

Selasa, 12 Mei 2026 11:38 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mempercepat proses penuntasan masalah persampahan yang masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat di kota itu, Pemerintah Kota…