Joget Prabowo 'Gemoy' Mulai Populer, PAN: Pesta Demokrasi Itu Senang-senang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon presiden Prabowo Subianto berjoget di hadapan ketum parpol pengusung usai menerima nomor urut 2 sebagai peserta Pilpres 2024. SP/ JKT
Calon presiden Prabowo Subianto berjoget di hadapan ketum parpol pengusung usai menerima nomor urut 2 sebagai peserta Pilpres 2024. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Nama calon presiden Prabowo Subianto semakin populer di media sosial hingga beberapa warganet. Pasalnya Menteri Pertahanan tersebut kerap disebut ‘Gemoy’ yang berarti lucu dan imut, hal tersebut membuat suasana Pemilu 2024 dalam pesta demokrasi terlihat menyenangkan.

Kepopuleran kata gemoy tersebut lantas dicuatkan kembali oleh Partai Amanat Nasional (PAN). Viralnya joget gemoy oleh Prabowo tersebut juga ikut peningkatan elektabilitas PAN disebabkan penampilan yang lebih santai dan dinamis, khususnya menarik bagi pemilih muda.

Sehingga, menurut Ketua DPP PAN Zita Anjani, dengan joget gemoy ini, diharapkan anak muda mau terlibat dan tak ada lagi perkelahian satu sama lain di Pemilu 2024.

"Kami ingin mengembalikan konsep pesta demokrasi dengan mempopulerkan joget gemoy," kata dia dalam keterangannya, Minggu (19/11/2023).

Zita pun mengungkapkan joget gemoy ini memang terinspirasi dari gerakan sederhana yang dilakukan oleh Prabowo, kemudian juga sebutan para warganet akan sosok capres nomor urut dua itu yang menyebut dengan sebutan gemoy.

"Jangan bikin kita berantem satu sama lain. Pesta Demokrasi itu senang-senang, dengan tujuan memilih pemimpin Indonesia selanjutnya," pungkas Zita.

Diketahui, elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) berdasarkan pilihan kelompok usia pemilih pemula atau generasi Z (Gen Z) dan milenial pada Pemilu 2024 mengungguli Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) periode 10 - 17 November 2023, elektabilitas PAN berada posisi ketiga dengan 11,6 persen, sementara PKS berada diposisi ketujuh dengan poin 4,8 persen. Responden survei nasional tersebut 1.400 orang, di mana 19 persen adalah kelompok usia Gen Z dan 33 persen milenial.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah mengatakan, elektabilitas PAN di kalangan pemilih muda tersebut tidak terlepas dari posisi PAN yang kini bergabung di Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk mendukung Prabowo Subianto. Sementara PKS mendukung Anies Baswedan.

"Elektabilitas PAN di kalangan pemilih pemula ini linier dengan hasil yang diperoleh oleh Partai Gerindra yang meraih posisi pertama dengan poin 21,7 persen. Juga dari elektabilitas Prabowo di kalangan pemilih muda yang menempati posisi pertama dengan poin 31,4 persen, Ganjar Pranowo 29,5 persen, dan 21,7 persen memilih Anies Baswedan, sementara 11,6 persen belum menentukan pilihan," terang Dedi, Sabtu, 18 November 2023.

Masih menurut Dedi, jumlah pemilih muda yang cukup signifikan pada Pilpres 2024 ini yakni 52 persen dari total 204.807.222 jiwa yang telah ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia atau KPU RI menjadi angin segar bagi PAN.

"Dengan meraih posisi ketiga, PAN memiliki peluang besar mendapatkan dukungan dari pemilih pemula, meski 21,2 persen dalam survei tersebut belum menentukan pilihannya" katanya. jk-07/dsy

Berita Terbaru

Lewat Konsumsi Ikan, Pemkot Surabaya Terus Kampanyekan Diversifikasi Protein

Lewat Konsumsi Ikan, Pemkot Surabaya Terus Kampanyekan Diversifikasi Protein

Senin, 27 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya membangun pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga,…

Dorong Pelaporan Pajak, Pemkot Surabaya Dorong Restoran dan Kafe Pakai Sistem Digital

Dorong Pelaporan Pajak, Pemkot Surabaya Dorong Restoran dan Kafe Pakai Sistem Digital

Senin, 27 Jul 2026 15:12 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui penerapan sistem digital, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong transparansi pelaporan pajak di sektor…

Sosialisasikan Perda Hunian Layak, Pemkot: Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Maksimal 7 Hari

Sosialisasikan Perda Hunian Layak, Pemkot: Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Maksimal 7 Hari

Senin, 27 Jul 2026 15:03 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2026 tentang Hunian yang Layak, Pemerintah Kota…

Gegara Hama Ulat Hitam, Petani Bawang Merah di Nganjuk Alami Gagal Panen

Gegara Hama Ulat Hitam, Petani Bawang Merah di Nganjuk Alami Gagal Panen

Senin, 27 Jul 2026 14:48 WIB

Senin, 27 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Diserang hama ulat hitam, sejumlah petani di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk bawang merah mengalami gagal panen.…

Belasan Rumah di Banyuwangi Diterjang Puting Beliung, Kerugian Capai Rp25 Juta

Belasan Rumah di Banyuwangi Diterjang Puting Beliung, Kerugian Capai Rp25 Juta

Senin, 27 Jul 2026 14:41 WIB

Senin, 27 Jul 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Baru-baru ini sebanyak belasan rumah di Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi diterjang angin puting…

Primadona Masyarakat, Warkop Jadi Salah Satu Pendorong Ekonomi Mikro

Primadona Masyarakat, Warkop Jadi Salah Satu Pendorong Ekonomi Mikro

Senin, 27 Jul 2026 14:30 WIB

Senin, 27 Jul 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Surabaya Menjadi salah satu kota dengan sebutan seribu warung kopi atau yang sering di kenal warkop. Usaha ini sangat banyak di…