Korluh Kec Rubaru Datangi Rumah Anggota Kelompok Tani yang Diduga Fiktif di Desa Duko

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korluh BPP Kecamatan Rubaru Kab. Sumenep, Syaiful Hidayat mendatangi rumah anggota kelompok  Tani di Desa Duko Kec. Rubaru kab. Sumenep. SP/Dok. Ainur Rahman
Korluh BPP Kecamatan Rubaru Kab. Sumenep, Syaiful Hidayat mendatangi rumah anggota kelompok  Tani di Desa Duko Kec. Rubaru kab. Sumenep. SP/Dok. Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Semakin melebar adanya dugaan kelompok fiktif di kecamatan Rubaru, dari satu desa ke desa yang lain, sudah ada empat desa dari sebelas desa yang ada mengadu kepada lembaga Super Kab. Sumenep

Hal ini disampaikan oleh ketua LSM Super, Akhmad Zaini, kepada reporter surabaya pagi, kemarin.

Menurut Zaini, awalnya ada pengaduan dari anggota kelompok tani yang KTPnya mengaku dipinjam oleh oknum, lalu dimasukkan kedalam satu kelompok di dusun Padatar Timur Desa Duko kecamatan Rubaru kab. Sumenep.

Persoalan itu viral saat media online dan cetak melakukan klarifikasi terkait dugaan kelompok fiktif yang mendapat bantuan dari pemerintah. Katanya

Bahkan, oknum atau pelaku yang berlindung dibawah naungan kelompok tani sudah mulai gelisah dalam mengatur strategi untuk melakukan pembelaan atau pun pembenaran. Jelasnya

Selain itu kata Zaini, pihaknya telah menerima laporan terkait kedatangan Korluh dari BPP, Syaiful hidayat, untuk mengklarifikasi dugaan kelompok fiktif di desa Duko kecamatan Rubaru kab. Sumenep. Tegasnya

Kata Zaini, Jika nantinya terbukti ditemukan kelompok fiktif, maka sanksi hukumnya seperti apa, karena itu sudah jelas mencederai hukum dengan mencatut nama seseorang dijadikan bancaan untuk mendapatkan bantuan. Pungkasnya

Tim investigasi Ardi, mengaku tidak berani bicara, jika tidak menerima pengakuan valid dari anggota kelompok tani di bawah. Seperti temuan adanya kelompok tani di empat desa di kecamatan Rubaru yang terindikasi fiktif.

"Kita terus melakukan kajian investigasi dibawah, terkait adanya dugaan kelompok fiktif yang menjadi bancaan oknum untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah"

Meski dikatakan Ardi, pada saat pihaknya klarifikasi kepada BPP kecamatan Rubaru, bahwa tak ada kelompok fiktif karena yang diajukan dalam administrasi lengkap sesuai dengan prosedur dalam pembuatan kelompok tani. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Hingga Rp73 Ribu per Awal September

Harga Cabai Rawit Naik Hingga Rp73 Ribu per Awal September

Selasa, 08 Sep 2026 07:41 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 07:41 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mencatat harga cabai rawit secara nasional pada minggu pertama September…

Menkeu Tegaskan Bayar Utang Kopdes Tetap Dana Desa

Menkeu Tegaskan Bayar Utang Kopdes Tetap Dana Desa

Selasa, 08 Sep 2026 07:39 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 07:39 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran untuk membayar kewajiban utang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih…

Beras Program SPHP Medium Ditambah hingga 1 Juta Ton

Beras Program SPHP Medium Ditambah hingga 1 Juta Ton

Selasa, 08 Sep 2026 07:37 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah menambah alokasi penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Medium hingga 1 juta ton sampai akhir tahun…

Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka, Mendag Andalkan Bulog

Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka, Mendag Andalkan Bulog

Selasa, 08 Sep 2026 07:35 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 07:35 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menanggapi beras premium kemasan 5 kilogram (kg) yang langka. Budi memastikan pasokan beras,…

380.000 Ton Beras akan Dilelang untuk Tepung

380.000 Ton Beras akan Dilelang untuk Tepung

Selasa, 08 Sep 2026 07:33 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 07:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - Rencananya sebanyak 380.000 ton beras akan dilelang secara terbuka untuk difungsikan sebagai bahan baku tepung beras nasional. Pemerintah…

Ridho Ilahi dan Andrew Andika, Lapor Kena Investasi Bodong Cewek

Ridho Ilahi dan Andrew Andika, Lapor Kena Investasi Bodong Cewek

Selasa, 08 Sep 2026 07:31 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kasus dugaan investasi bodong yang dilaporkan Ridho Ilahi melebar. Bukan hanya mengaku menjadi korban, Ridho, kini mempertanyakan legalitas b…