Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam, saat Mandi Sore

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jasad korban saat dievakuasi. SP/Lestariono
Jasad korban saat dievakuasi. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga seķitar masjid tua Mabaul Ulum di Lingkungan Combong Kec Garum Kab Blitar (Rabu 22/11) sekitar pukul 16.00 dikejutkan adanya dua bocah masing masing berusia 6 tahun, sebut saja Melati 6 dan Perjaka 6 (L) meninggal dunia dalam kolam yang berkedalaman sekitar 130 cm.

Awal ditemukan dua korban bocah tersebut, ketika Samsul Mudawari yang tak lain paman korban mencari keberadaan keponakannya itu.

"Kedua korban biasa bermain main di masjid tersebut, yang tak jauh dari rumahnya, sebelah Selatan masjid ada kolam mandi dan tempat wudhu putra sekitar 3 meter dari masjid, ketika bermain kedua korban ditemani pamannya, yaa sekitar pukul 15.00, saat itu paman korban (saksi Samsul Mudawari) tinggalkan kedua bocah tersebut untuk bantu angkat angkat kayu yang tak jauh dari masjid, saat kembali saksi tidak mengetahui keberadaan dua korban, dikira pulang," kata Iptu Punjung SH pada wartawan.

Pencarian dilanjut oleh saksi sekalian mengajak Imam Jarkasi ayah Perjaka, dan Zaenal Abidin paman Perjaka, dan Samsul Mudawari paman korban Melati, mencari dua bocah itu di sekitar kolam bak mandi dan tempat wudhu, dan ternyata dua bocah tersebut ditemukan dalam kolam sudah meninggal dunia.

"Memang seusai mereka mengaji sore di masjid itu, dan sebelum mengaji sore mereka mandi di kolam di samping masjid, untuk penyelamatan kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Garum, namun sudah dalam kondisi meninggal dunia, bahkan korban Perjaka dibawa ke RSUD Mardi Waluyo kota Blitar guna penyelamatan, tetapi pihak RS Mardi Waluyo menerangkan bahwa korban Perjaka sudah meninggal dunia, saat pencarian kita dan anggota juga Babinsa mengikuti pencarian dan didapati dua korban sudah meninggal dunia," terang Iptu Punjung, Kamis (23/11) siang.

Selanjutnya oleh pihak keluarga, kedua korban sore itu langsung dimakamkan, sementara TKP masih diberi police line. Les

Berita Terbaru

Kadispendik Surabaya Imbau Warga Waspadai Situs Palsu Dinas Pendidikan

Kadispendik Surabaya Imbau Warga Waspadai Situs Palsu Dinas Pendidikan

Kamis, 09 Jul 2026 20:26 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai situs disdiksurabaya.org yang mengatasnamakan…

OJK Masih Tuntut Ganti Polis Rp 566,24 Miliar ke Henry Surya

OJK Masih Tuntut Ganti Polis Rp 566,24 Miliar ke Henry Surya

Kamis, 09 Jul 2026 18:54 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengejar aset milik Henry Surya selaku tersangka dalam perkara tindak pidana perasuransian PT…

Menteri ESDM Molor Luncurkan BBM B50

Menteri ESDM Molor Luncurkan BBM B50

Kamis, 09 Jul 2026 18:53 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru, yakni biodiesel B50, baru diresmikan Kamis (9/7). Sedianya, B50 telah mulai berlaku sejak…

Pengelola Kopdes Kecewa Soal Gaji, Bosnya Baru Pahami

Pengelola Kopdes Kecewa Soal Gaji, Bosnya Baru Pahami

Kamis, 09 Jul 2026 18:50 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Media sosial dihebohkan para pengelola Kopdeskel Merah Putih yang kecewa terhadap sistem pengelolaan dan pengupahan yang…

Perum Bulog Masih Rendah Serap Jagung ke Petani

Perum Bulog Masih Rendah Serap Jagung ke Petani

Kamis, 09 Jul 2026 18:49 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perum Bulog ditugaskan menyerap minimal 1 juta ton jagung petani dalam setahun untuk pengelolaan cadangan jagung pemerintah.…

Menkeu Ngaku Belum Tahu Punya Utang Rp 25,8 Triliun ke Taspen

Menkeu Ngaku Belum Tahu Punya Utang Rp 25,8 Triliun ke Taspen

Kamis, 09 Jul 2026 18:48 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Utama PT TASPEN (Persero) Rony Hanityo Aprianto mengungkapkan pemerintah masih berutang sebesar Rp 25,8 triliun kepada…