Pengelola TUKS Gersik Putih akan Jalani Usahanya Sesuai Prosedur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Indrawasih istri Sunaryo pemilik Usaha TUKS Gersik putih di pelabuhan Kalianget timur kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Indrawasih istri Sunaryo pemilik Usaha TUKS Gersik putih di pelabuhan Kalianget timur kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pemilik usaha Terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) di pelabuhan Gersik putih, Sunaryo didampingi istrinya Indrawasih, mengaku sudah mengantongi izin usaha sejak tahun 2012 lalu.

Kepada Surabaya pagi, Indrawasih, mengaku sudah memperpanjang surat izin usahanya ke PT Garam, namun sampai saat ini surat perpanjangan izin dari PT Garam itu belum keluar. Katanya

Menurutnya, perpanjangan izin itu dilakukan, karena pihaknya ingin melanjutkan kerja orang tuanya, sebagai pengelola pelabuhan terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) Pelabuhan Gersik putih di Kalianget Timur Kab. Sumenep.

Indrawasih mengatakan, jika usaha yang saat ini dikelola bersama keluarganya menjadi warisan dari leluhurnya, jadi, saat ini saya ingin merawat dan memperpanjang izin usaha ke PT Garam, hanya untuk melanjutkan keberlangsungan dari usaha orang tua.Tegasnya

"Jadi, keberadaan TUKS yang saat ini disoal, dan bermasalah, saya kurang tahu, meski sangat berdampak kepada usaha yang saat ini saya jalani, namun saya bersama keluarga sepakat untuk mengikuti arahan dan petunjuk untuk melegalkan usaha saya kedepan"

Saya hanya menginginkan yang terbaik, dengan tanpa ada masalah dengan usaha yang tengah saya jalani bersama keluarga, kalau pun ada persoalan, ayo kita rembuk secara bersama-sama jangan sampai ada masalah. Tegasnya

"Dengan adanya Usaha Terminal untuk Kepentingan sendiri (TUKS) dapat mengurangi angka pengangguran yang ada di sekitar pelabuhan gersik putih, makanya saya minta agar pemerintah peduli dan tanggap terhadap adanya TUKS tersebut"

Ia juga mengatakan, keberadaan TUKS itu dapat membantu masyarakat banyak dan mengurangi angka pengangguran di sekitar pelabuhan Gersik putih, makanya kedepan pihaknya akan mengembangkan usaha itu secara legal.

"Saya butuh bantuan orang yang mengerti secara administrasi  dalam pengurusan usaha saya dan keluarga, saya benar-benar tidak paham, makanya jika saya disalahkan saya tidak bisa berbuat apa"

Selain itu, kata dia, setiap kali ada pemerintah yang datang saya hanya meminta petunjuk yang terbaik untuk dikerjakan, karena tujuan saya hanya satu, dapat memberikan pekerjaan kepada masyarakat di sekitar pelabuhan itu saja. Ungkapnya

Jadi, sambungnya, setiap arahan dan petunjuk dari pemerintah maupun masyarakat yang membawa kebaikan bersama, saya ikuti sebagai media penghubung untuk menjalankan usaha TUKS kedepan. Jelasnya

"Saya benar-benar tidak tahu caranya untuk mengurus izin usaha, karena saya hanya melanjutkan usaha dari orang tua, makanya kedepan, saya ingin yang terbaik, dan saya bersama keluarga akan patuh menjalankan usaha saya secara prosedural"

Intinya kata dia, pihaknya menginginkan  yang terbaik, dengan tanpa ada persoalan di dalam menjalankan usaha TUKS, terlebih para pekerja untuk bisa menghargai pengelola dan pemilik usaha TUKS tersebut.

Untuk itu sambungnya, pihaknya sangat berharap, jika ada pihak-pihak terkait yang merasa dirugikan dan tidak puas dengan adanya TUKS, ayo duduk bareng dan bermusyawarah untuk mencari jalan keluarnya. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Ruang publik di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, berubah semrawut. Trotoar yang semestinya menjadi h…

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI (FSP KEP SPSI) Jawa Timur menekankan pentingnya hubungan industrial yang …

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu daerah pilot project Digitalisasi Bantuan Sosial. Secara nasional, terdapat 41 daerah…

Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Rabu, 04 Feb 2026 14:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali menghadirkan destinasi wisata baru melalui wisata susur Sungai Ngotok di kawasan Taman Bahari Mojopahit…

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (Institut STTS) memfasilitasi puluhan jurnalis dari Surabaya dan Sidoarjo dalam Bootcamp…

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pada awal 2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengidentifikasi kasus…