Piala Dunia U-17 Membawa Berkah: Penjualan Merchandise UMKM Surabaya Tembus 16 Ribu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Penjualan merchandise dipasarkan di Surabaya Kriya Galeri (SKG). SP/Doc. Informasi Center FIFA World Cup U-17 Indonesia di Surabaya
Penjualan merchandise dipasarkan di Surabaya Kriya Galeri (SKG). SP/Doc. Informasi Center FIFA World Cup U-17 Indonesia di Surabaya

i

 

SURABAYAPAGI, Surabaya - Merchandise atau souvenir yang diproduksi oleh pelaku UMKM Surabaya laku keras selama berlangsungnya Piala Dunia U-17 di Kota Pahlawan. Bahkan lebih dari 16 ribu merchandise berhasil terjual. Tentunya hal ini membawah berkah tersendiri bagi perkembangan ekonomi UMKM Surabaya.

Pemkot Surabaya memang bekerja sama dengan UMKM untuk membuat merchandise dengan logo komposit. Total ada 20 ribu yang telah diproduksi.

"Kami bekerja sama dengan UMKM di Surabaya. Kami menarget bisa terjual sebanyak 20 ribu merchandise. Untuk saat ini, sekitar 85 persen yang terjual, atau sekitar 16 ribu," kata Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, berdasarkan keterangan yang diterima Surabaya Pagi, Minggu (25/11/2023).

"Tapi, kami optimistis penjualan terus meningkat. Sebab, sampai saat ini masih banyak permintaan. Apalagi Piala Dunia U-17 juga masih berlangsung, meski di Surabaya sendiri sudah berakhir," imbuh orang nomor wahid di Surabaya itu.

Salah satu UMKM yang ditunjuk jadi produsen oleh Pemkot Surabaya adalah Indogift. Indogift sendiri merupakan UMKM produsen merchandise Surabaya yang dimiliki oleh pasangan suami istri, Andreas Hindarto dan Livia Astria.

Mereka membuat berbagai bentuk merchandise dengan menggunakan komposit dari Surabaya di Piala Dunia U-17, yakni Sulo dan Bolo. Logonya berbeda dari maskot resmi, Badak Cula Cahaya alias Bacuya.

Ada empat jenis merchandise yang diproduksi oleh Indogift, di antaranya adalah gantungan kunci, magnet kulkas, standing acrylic, dan kaos. Semuanya menggunakan desain logo komposit buatan Pemkot Surabaya.

Livia bersyukur produknya bisa dipercaya untuk ikut meramaikan Piala Dunia U-17 2023. Sebab, ini momentum penting untuk menggerakkan perekonomian UMKM di Surabaya juga.

Indogift hanyalah satu dari beberapa UMKM yang ditunjuk untuk memproduksi merchandise Piala Dunia U-17. Mereka sebelumnya lolos kurasi dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya.

Bertempat di kantor yang berada di Jalan Kartini, Surabaya, Indogift, memproduksi sekitar 3.000 pcs. Andreas dan Livia terus memproduksi souvenir khas Piala Dunia U-17 2023.

Selain itu, ada juga desain negara-negara peserta Piala Dunia U-17 2023 untuk gantungan kunci. Souvenir yang diproduksi ini menambah daya tarik Piala Dunia U-17, terutama bagi para peserta dari negara lain. Penjualan merchandise ini dipasarkan di Surabaya Kriya Galeri (SKG).

Piala Dunia U-17 telah membuat banyak masyarakat datang ke Surabaya. Dari situ, sektor ekonomi bisa bergerak lebih besar. Mulai dari hotel, tempat wisata, hingga penggunaan transportasi jadi lebih meningkat.

"Dari sisi ekonomi, pertandingan besar ini mempengaruhi sekitarnya. Piala Dunia U-17 ini juga memunculkan tempat latihan yang luar biasa. Kami membangun lapangan latihan di area GBT," ungkap Eri.

"Kami berkolaborasi hingga akhirnya pelaksanaan Piala Dunia U-17 ini berjalan lancar dan luar biasa. Semoga ini bisa memberikan semangat kepada Timnas Indonesia yang selanjutnya bisa bertanding di GBT lagi," tandasnya. *** Ain

Berita Terbaru

Dukung Transformasi Industri, PLN Gelar Courtesy Meeting Dengan PT Gudang Garam Tbk

Dukung Transformasi Industri, PLN Gelar Courtesy Meeting Dengan PT Gudang Garam Tbk

Senin, 06 Jul 2026 17:44 WIB

Senin, 06 Jul 2026 17:44 WIB

SurabayaPagi, Kediri – PT PLN (Persero) menggelar Courtesy Meeting bersama PT Gudang Garam Tbk bertempat di Gedung Kantor PT Gudang Garam Tbk, Kediri. P…

Mengenal Leverage Crypto Trading, Strategi Memaksimalkan Peluang

Mengenal Leverage Crypto Trading, Strategi Memaksimalkan Peluang

Senin, 06 Jul 2026 17:00 WIB

Senin, 06 Jul 2026 17:00 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Trading crypto menawarkan berbagai strategi yang dapat disesuaikan dengan tujuan dan profil risiko masing-masing investor. Selain…

Eksepsi Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar, Terdakwa Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Eksepsi Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar, Terdakwa Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Senin, 06 Jul 2026 16:49 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:49 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Dua terdakwa perkara dugaan penipuan investasi senilai Rp 5 miliar, Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk, mengajukan e…

DPRD Lamongan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikan Rekom Solutif Minta PAD Dioptimalkan

DPRD Lamongan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikan Rekom Solutif Minta PAD Dioptimalkan

Senin, 06 Jul 2026 16:40 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Melalui berbagai tahapan rapat maraton, akhirnya DPRD Kabupaten Lamongan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), P…

Viral di Media Sosial, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Desak Pemkot Usut Dugaan Pungutan RT/RW di Sememi

Viral di Media Sosial, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Desak Pemkot Usut Dugaan Pungutan RT/RW di Sememi

Senin, 06 Jul 2026 16:35 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Viral di media sosial dugaan pungutan yang dilakukan RT dan RW di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, setelah dokumen berisi d…

Edukasi Sejak Dini, Pelindo TPK Kenalkan Sistem Pelabuhan ke Siswa Lewat Program Portground

Edukasi Sejak Dini, Pelindo TPK Kenalkan Sistem Pelabuhan ke Siswa Lewat Program Portground

Senin, 06 Jul 2026 14:54 WIB

Senin, 06 Jul 2026 14:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pelindo Terminal Petikemas (Pelindo TPK) meluncurkan program edukasi bertajuk Portground untuk mengenalkan dunia kepelabuhanan k…