Terlalu Star Syndrome, Marshel Widianto Sempat Diboikot Salah Satu Stasiun TV

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Marshel Widianto. SP/ JKT
Marshel Widianto. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Marshel Widianto Sempat mengaku diboikot salah satu stasiun televisi (TV) lantaran dicap buruk. Sejak menghasilkan banyak uang, Marshel sering datang telat di lokasi syuting dan bertindak seenaknya karena merasa sudah jadi bintang besar.

"Oh, ya, itu emang kesalahan gue juga. Sempat kaget juga emang, karena star syndrome. Makanya jadi dateng telat apa segala macem," ujar Marshel Widianto, Jumat (01/12/2023).

Kedati demikian, Marshel telat karena adanya berbagai tawaran pekerjaan yang begitu banyak diterima olehnya, sehingga membuatnya kehilangan arah dan bahkan terlambat datang dalam beberapa program yang mengundangnya.

"Ketika itu terjadi, saya kaget karena berbagai tawaran pekerjaan masuk begitu cepat, saya menerima semuanya. Akhirnya, saya sampai terlambat dalam beberapa kesempatan," paparnya.

Semua itu dijadikan Marshel sebagai sebuah pelajaran bagaimana menghadapi pekerjaan yang begitu banyak diterima.

"Bagi saya, ini menjadi pembelajaran berharga karena pada saat itu, jumlah pekerjaan yang datang begitu banyak hingga membuat beberapa hal menjadi kurang sesuai dengan ekspektasi," tambahnya.

Menyadari sikap dan sifatnya tersebut, Marshel merasa sangat beruntung karena pihak televisi menerima permohonan maaf tersebut dan masih mau memberi kesempatan untuk kembali syuting.

"Masih bisa, mereka masih sebaik itu sama gue. Makanya gue bersyukur banget," ujar Marshel.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi Marshel yang berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. jk-07/dsy

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…