Menuju Zero HIV AIDS 2030

Seluruh Puskesmas Kota Mojokerto Bisa Layani Pemeriksaan dan Pengobatan HIV AIDS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Ika Puspitasari yang juga Ketua KPA Kota Mojokerto saat memperingati Hari Aids Sedunia dengan tema Bergerak Bersama Komunitas Akhiri AIDS 2030 di Alun-Alun Wiraraja, Jumat
Wali Kota Ika Puspitasari yang juga Ketua KPA Kota Mojokerto saat memperingati Hari Aids Sedunia dengan tema Bergerak Bersama Komunitas Akhiri AIDS 2030 di Alun-Alun Wiraraja, Jumat

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto –Pemerintah Kota Mojokerto mengoptimalkan seluruh Puskesmas untuk melayani pengobatan pasien pengidap HIV/AIDS. 

Pasalnya, hingga penghujung tahun 2023 ini, terdapat 400 lebih pasien HIV/AIDS yang berasal dari dalam dan luar Kota Mojokerto.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto dr Farida Mariana mengatakan, berdasarkan data pasien HIV/AIDS yang berobat sebanyak 400 lebih.

Namun, sebagian besar merupakan warga yang berdomisili di luar daerah. ’’Yang dari Kota Mojokerto ada 116 orang,’’ sebutnya.

Berbeda dengan penanganan pasien lainnya, ODHIV dan ODHA mendapat perlakuan khusus dengan pengawalan.

Upaya tersebut untuk memastikan pasien bisa tetap rutin berobat untuk menjaga kondisinya tetap sehat dan menekan risiko penularan.

’’Satu per satu kita kawal. Karena jangan sampai yang sudah berobat kemudian hilang atau tidak balik lagi,’’ulas dia.

Di samping itu, fasilitas kesehatan yang menangani layanan bagi ODHIV dan ODHA juga diperluas. Jika selama ini hanya di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, kini pelayanan juga dibuka di RS Gatoel.

Bahkan, seluruh puskesmas di Kota Mojokerto juga membuka pelayanan yang sama bagi pasien HIV/AIDS.

’’Enam puskesmas sudah siap pelayanan PDP (perawatan, dukungan, dan pengobatan). Harapan kita, semua ODHA/ODHIV bisa milih nyamannya di mana saja,’’ jelasnya 

 

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengungkapkan, berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Mojokerto untuk menekan penyebaran HIV/AIDS.

Salah satunya dengan menggandeng komunitas untuk mengedukasi masyarakat yang berisiko untuk memeriksakan diri maupun memotivasi orang dengan HIV (ODHIV) dan orang dengan AIDS (ODHA) agar berobat.

’’Kita memiliki ratusan teman-teman relawan yang selama ini bergerak cukup aktif untuk melakukan edukasi secara masif kepada masyarakat agar bisa membaur dengan mereka (ODHIV/ODHA). Karena kita tidak perlu memberikan stigma negatif, tapi justru kita harus mengajak mereka untuk berperilaku hidup yang sehat,’’ ulasnya ditemui saat memperingati Hari AIDS Sedunia di Alun-Alun Wiraraja, Jumat (1/12).

Menurutnya, upaya untuk merangkul komunitas menjadi langkah yang efektif untuk bisa menekan penyebaran HIV/AIDS.

Selain itu, juga menekan risiko kasus kematian pada ODHIV maupun ODHA. Sehingga, kata dia, peran sukarelawan dapat membantu mewujudkan target untuk akhiri kasus baru HIV/AIDS di tahun 2030.

’’Sebagai pengidap HIV/AIDS pun, komunitas juga harus mengajak teman-teman agar berprilaku hidup sehat. Tidak melakukan perilaku dalam tanda kutip nakal yang justru berpotensi menyebarkan HIV/AIDS,’’ imbuh ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Mojokerto ini. Dwi

 

 

Tag :

Berita Terbaru

Lewat Cak Klepon, Urus Akta Kelahiran dan Kematian di Pabean Cantian Cukup Lewat Handphone

Lewat Cak Klepon, Urus Akta Kelahiran dan Kematian di Pabean Cantian Cukup Lewat Handphone

Minggu, 21 Jun 2026 10:24 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 10:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berkomitmen mendekatkan dan meningkatkan kualitas layanan Administrasi Kependudukan…

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…