Jalan Beton 1041 Kilometer Kabupaten Mojokerto Bakal Tersambung di 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu pengerjaan infrastruktur di Kabupaten Mojokerto, jalan beton menuju di Desa Kalikatir-Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang.
Salah satu pengerjaan infrastruktur di Kabupaten Mojokerto, jalan beton menuju di Desa Kalikatir-Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang.

i

SURABAYAPAGI COM, Mojokerto - Jalan beton Kabupaten Mojokerto dengan panjang 1.041 kilometer seluruhnya bakal tersambung pada 2024.

Saat ini masih tersisa sekitar 133 kilometer yang kondisinya kurang mantap dari total panjang jalan tersebut.

Pembangunan infrastruktur jalan kini terus digeber oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan ditarget dapat menyusut hingga 122,26 kilometer yang bersamaan pengerjaan betonisasi jalan di tahun 2022-2023.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin menjelaskan setidaknya dibutuhkan anggaran sekitar Rp 546 miliar untuk menuntaskan seluruh infrastruktur betonisasi jalan yang ditargetkan tuntas pada 2024 mendatang.

Sedangkan, jalan beton di Kabupaten Mojokerto 899,064 kilometer kondisinya mantap dari total 1.041,324 KM.

"Pembangunan maupun peningkatan infrastruktur jalan masih terus dilakukan, nanti akan digabung dari Tahun 2022-2023 untuk mengetahui persentasenya. Karena saat ini kita masih fokus menyelesaikan pembangunan jalan," jelasnya.

Adapun peningkatan jalan yang hampir selesai adalah pelebaran ruas jalan Pekingan–Randugenengan nilai kontrak senilai Rp 4,3 miliar, pelebaran jalan Ngastemi-Kepuh Pandak Rp.3,8 miliar dan pelebaran jalan ruas Kertosari–Simbaringin Rp 2,1 miliar.

Kemudian, pelebaran jalan Wonorejo–Jatipasar nilai kontrak Rp 3 miliar dan pelebaran jalan Gayam–Tinggarbuntut senilai Rp 2,6 miliar.

"Untuk pengerjaan ruas jalan termasuk jembatan masih on progress, seperti di jembatan Sumengko Jatirejo dan Jembatan Sugeng di Trawas," ucap Rinaldi.

Menurut Rinaldi, progress pengerjaan jalan maupun jembatan berjalan sesuai skedul dan ditargetkan tuntas November- Desember.

"Progres Alhamdulillah baik semuanya lebih cepat dan saya harapkan November ini sudah 80 persen yang selesai," cetusnya.

Tersambungnya jalan beton itu bukan tidak mungkin kalau Kabupaten Mojokerto layak menyandang predikat sebagai daerah dengan infrastruktur jalan termulus.

Karena bukan lagi rahasia umum, jalan Kabupaten mulai dari perkotaan hingga pelosok pedesaan kondisinya mantap bahkan seakan sulit menemukan jalan rusak di Bumi Majapahit ini.

Apalagi masa kepemimpinan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati selama 3,5 tahun adalah fokus dalam pemerataan infrastruktur termasuk jalan, selain pendidikan dan kesehatan.

Pembangunan jalan dan jembatan ini untuk memperkuat jalur ekonomi, konektivitas wisata maupun sosial.

"Ekspektasi warga Mojokerto itu sangat tinggi terkait jalan. Sehingga, Pemerintah Daerah baru dianggap melakukan pembangunan kalau sudah membangun jalan," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebuah mobil pickup berplat merah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup terlibat kecelakaan lalulintas dengan sepeda motor Yam…

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polres Madiun Kota akhirnya buka suara terkait persoalan meter air di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun. Kapolres Madiun Kota AKBP R…

RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

Rabu, 09 Sep 2026 17:33 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus ditunjukkan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.Tahun ini banyak s…

Perkuat Stok Darah, PMI Kota Mojokerto Gencarkan Kolaborasi Donor Darah Bersama 

Perkuat Stok Darah, PMI Kota Mojokerto Gencarkan Kolaborasi Donor Darah Bersama 

Rabu, 09 Sep 2026 17:02 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:02 WIB

  SURABAYA PAGI. COM, Mojokerto - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto terus mendorong partisipasi masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan darah …

Usai Rawat Inap, Pasien RSUD Dolopo Bisa Diantar Pulang Gratis

Usai Rawat Inap, Pasien RSUD Dolopo Bisa Diantar Pulang Gratis

Rabu, 09 Sep 2026 16:43 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Persoalan pasien tidak selalu selesai setelah menjalani perawatan dan dinyatakan tuntas. Bagi sebagian pasien, khususnya bagi mereka…

P-APBD Ponorogo 2026: Pendapatan Anjlok Rp115,9 Miliar, DPRD Soroti Ketimpangan Proyeksi dan Lonjakan BTT

P-APBD Ponorogo 2026: Pendapatan Anjlok Rp115,9 Miliar, DPRD Soroti Ketimpangan Proyeksi dan Lonjakan BTT

Rabu, 09 Sep 2026 15:37 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ponorogo 2026 diwarnai koreksi fiskal yang cukup tajam. Dewan P…