Inginkan Perubahan Hidup Tukang Becak di Kandang Banteng, Dukung Prabowo-Gibran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Koordinator Paguyuban Tukang Becak, Blitar-Jawa Timur, saat deklarasi dukungan ke Prabowo -Gibran. SP/ JK
Koordinator Paguyuban Tukang Becak, Blitar-Jawa Timur, saat deklarasi dukungan ke Prabowo -Gibran. SP/ JK

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ingin ada perubahan hidup ribuan tukang becak  di daerah yang  dikenal sebagai kandang banteng karena senantiasa PDIP mendominasi, mengaku tidak akan menjagokan Capres-Cawapres yg diusung PDIP, tetapi mendukung Prabowo-Gibran. 

Demikian dikatakan Tono,  Koordinator Paguyuban Tukang Becak, Blitar-Jawa Timur, saat deklarasi dukungan ke Prabowo -Gibran, belum lama ini. 

Tono mewakili teman -temannya mengatakan selama ini, mereka setiap  Pemilu mencoblos PDIP,  dan presiden yg dipilih PDIP, namun saat sulit seperti sekarang tidak ada  orang partai yg menolong para tukang becak yg kadang  tiga hari tidak dapat penumpang  sama  sekali karena ekonomi sepi, ditambah terdesak oleh ojek on line. 

Para tukang becak di kota tempat dimakamkannya Bung Karno ini, berharap bila Prabowo  menjadi presiden, memiliki perhatian khusus pada orang kecil yang keadaannya saat ini  sangat -sangat berat. 

"Kami sering tidak makan Pak, karena harga -harga naik, padahal sehari paling banter dapat penumpang 1-2 orang saja," kata Nurdin, tukang becak yg usianya sdh 72 tahun, Senin (04/12/2023).

Para penarik becak yg kebanyakan becak ontel atau becak pancal  ini berharap , Prabowo -Gibran bisa memberikan bantuan sekolah gratis untuk anak -anak mereka  sampai perguruan tinggi, atau minimal SLTA, serta memudahkan anak-anak mereka mencari pekerjaan. 

Kemudian di saat harga -harga bahan makan mahal , para tukang becak meminta kepada Prabowo bila menjadi presiden agar menurunkan harga-harga sembako. Jk

Berita Terbaru

Jaga Stabilitas Bapok dan Tekan Inflasi, Disperindag Magetan Gencarkan Pasar Murah

Jaga Stabilitas Bapok dan Tekan Inflasi, Disperindag Magetan Gencarkan Pasar Murah

Kamis, 06 Agu 2026 11:37 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 11:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai salah satu upaya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok) sekaligus menekan angka inflasi, Dinas Perindustrian…

Genjot Pemenuhan Gizi, DKPP Kota Madiun Pantau Ketersediaan Ikan di Pasar

Genjot Pemenuhan Gizi, DKPP Kota Madiun Pantau Ketersediaan Ikan di Pasar

Kamis, 06 Agu 2026 11:30 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan ketersediaan dan keterjangkauan komoditas perikanan bagi masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)…

Alami Gangguan Jiwa, Dinkes Tulungagung Tangani Pengungsi Etnis Rohingya

Alami Gangguan Jiwa, Dinkes Tulungagung Tangani Pengungsi Etnis Rohingya

Kamis, 06 Agu 2026 11:21 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti seorang pengungsi etnis Rohingya berinisial HN (56) yang mengalami gangguan kejiwaan Dinas Kesehatan (Dinkes)…

Dorong Ketahanan Pangan Daerah, Pemkab Kediri Salurkan Bantuan Alsintan

Dorong Ketahanan Pangan Daerah, Pemkab Kediri Salurkan Bantuan Alsintan

Kamis, 06 Agu 2026 11:09 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah, Pemerintah Kabupaten Kediri,…

Pengacara Penggugat Tolak Saksi PT JPC, Sebut Sarat Akan Konflik Kepentingan

Pengacara Penggugat Tolak Saksi PT JPC, Sebut Sarat Akan Konflik Kepentingan

Kamis, 06 Agu 2026 07:42 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 07:42 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun– Pengacara Penggugat Edy Santoso menolak dua saksi yang dihadirkan tergugat Kiagus Firdaus dalam sidang gugatan perdata terkait sengk…

Pengusaha di Singkawang Ditembak Pembunuh Bayaran Suruhan Adiknya

Pengusaha di Singkawang Ditembak Pembunuh Bayaran Suruhan Adiknya

Kamis, 06 Agu 2026 07:06 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 07:06 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pengusaha di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), tewas ditembak pembunuh bayaran. Pria yang diduga menjadi eksekutor mengaku…