Harga Bapok Beras dan Cabai Merah Melambung Tinggi Jelang Nataru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pekerja melakukan bongkar muat karung berisi beras untuk rakyat miskin (Raskin) untuk didistribusikan. SP/ JKT
Pekerja melakukan bongkar muat karung berisi beras untuk rakyat miskin (Raskin) untuk didistribusikan. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mayoritas Bahan Pokok (Bapok) pangan mengalami kenaikan harga rata-rata, seperti pada beras, bawang, cabai merah keriting, daging ayam, gula pasir, minyak goreng curah, jagung pakan dan tepung terigu kemasan. 

Badan Pangan Nasional (Bapans) yang turut menyetir bahan pangan turut mengungkap bahwa rata-rata Harga Beras premium per 3 Desember 2023 pukul 09.13 WIB berada di level Rp15.120 per kilogram atau naik 0,87�ri harga kemarin. Begitu pun dengan beras medium harganya naik 0,38% menjadi Rp13.230 per kilogram. 

Adapun, harga beras tersebut telah melampaui harga eceran tertinggi (HET) berdasarkan Perbadan No.7/2023 sebesar Rp10.900 - Rp11.800 per kilogram untuk beras medium, dan Rp13.900 - Rp14.800 per kilogram untuk beras premium. 

Harga bawang-bawangan juga kompak naik. Harga bawang merah naik 1,12% menjadi Rp29.740 per kilogram dan harga bawang putih naik 0,28% menjadi Rp35.800 per kilogram.

Selain itu, harga cabai merah keriting terpantau naik 2,13% menjadi Rp69.670 per kilogram. Adapun harga rata-rata daging ayam ras naik 2,62% menjadi Rp35.190 per kilogram.  

Disisi lain, masalah naiknya harga cabai menurut Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud menyebut, harga komoditas cabai merah maupun rawit naik dipengaruhi oleh tiga faktor. Pertama, faktor cuaca yang tidak menentu yang mempengaruhi produksi cabai.

"Faktor pertama (kenaikan cabai) pada November tahun ini karena cuaca yang tidak menentu," kata Edy, Senin (04/12/2023).

Faktor kedua penyebab mahalnya harga harga pangan pedas tersebut adalah turunnya produksi cabai di sejumlah sentra wilayah. Alhasil, pasokan cabai menjadi berkurang.

Adapun faktor ketiga penyebab lonjakan harga cabai rawit adalah masalah distribusi. Akibatnya sebaran komoditas cabai tidak merata dan menyebabkan terjadinya disparitas harga.

Harga gula hari ini Rp17.190 per kilogram atau naik 0,53�ri harga kemarin. Adapun harga gula tersebut telah melampaui harga acuan penjualan (HAP) yang baru ditetapkan pemerintah sebesar Rp16.000 - Rp17.000 per kilogram di ritel modern.

Harga minyak goreng curah dan tepung terigu kemasan kompak naik. Harga rata-rata minyak goreng curah hari ini naik 0,82% menjadi Rp14.750 per liter. Selain itu tepung terigu kemasan harganya naik 0,44% menjadi Rp13.620 per kilogram. 

Lebih lanjut, harga jagung pakan di tingkat peternak juga masih tinggi, terpantau harganya hari ini naik Rp240 menjadi Rp7.390 per kilogram. Harga jagung di tingkat peternak itu telah jauh melampaui HAP yang ditetapkan dalam Perbadan No.5/2022 sebesar Rp5.000 per kilogram.

Sementara itu, sejumlah komoditas pangan yang mengalami penurunan harga antara lain biji kedelai, cabai rawit merah, daging sapi murni, telur ayam ras, minyak goreng kemasan sederhana, dan tepung terigu curah. 

Sedangkan harga telur ayam ras juga turun 0,32% menjadi Rp28.090 per kilogram. Kemudian, harga minyak goreng kemasan sederhana hari ini harganya turun Rp100 menjadi Rp17.260 per liter, dan tepung terigu curah harganya turun 0,28% menjadi Rp10.850 per kilogram. jk-04/dsy

Berita Terbaru

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…

Perkuat Sinergi dan Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah, Polres Blitar Kota Gelar Apel Sabuk Kamtibmas 2026

Perkuat Sinergi dan Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah, Polres Blitar Kota Gelar Apel Sabuk Kamtibmas 2026

Kamis, 30 Apr 2026 11:26 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Sabuk Kamtibmas Tahun 2026 yang di gelar di halaman Mapolres Blitar Kota, Kamis…

Bupati Gus Fawait Sampaikan Program 1000 CPMI ke Kementerian P2MI

Bupati Gus Fawait Sampaikan Program 1000 CPMI ke Kementerian P2MI

Kamis, 30 Apr 2026 11:20 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember terus berakselerasi dalam menjamin keamanan dan kualitas tenaga kerja asal daerah yang hendak mengadu n…