Jelang Nataru, Pemkab Lamongan Fokus Kendalikan Inflasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan, H. Yuhronur Efendi saat membuka HLM di ruang Command Center Pemkab Lt.3. SP/MUHAJIRIN
Bupati Lamongan, H. Yuhronur Efendi saat membuka HLM di ruang Command Center Pemkab Lt.3. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Jelang Natal dan Tahun baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten Lamongan menyiapkan berbagai strategi untuk mengendalikan inflasi yang dibahas dalam High Level Meeting (HLM), Selasa (5/11/2023) di ruang Command Center Pemkab Lt.3.

Pengendalian inflasi tersebut seperti disampaikan oleh bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, salah satunya bersinergi dengan seluruh OPD, Pemerintah Provinsi, hingga Pemerintah Pusat untuk jangka pendek, Pemkab Lamongan gencar melakukan  operasi pasar murah untuk menstabilkan dan menekan harga sembako.

Dalam kegiatan ini kata bupati yang kerap disapa pak Yes ini, sudah dilakukan sebanyak 20 kali hingga Desember 2023 program dari Dinsperindag Kabupaten Lamongan, dan gerakan pasar murah sebanyak 2 kali hingga Desember 2023 program Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Jawa Timur. Hal tersebut bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan meringankan biaya pembelian masyarakat.

Sedangkan strategi jangka panjang ialah dengan menerapkan  program menanam pekarangan terpadu atau "Gema Karangpadu", yaitu pemberian bantuan bibit kepada kecamatan stunting serta pemberian bantuan bibit kepada 27 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lamongan. Program tersebut merupakan besutan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan yang berkolaborasi dengan PKK Kabupaten Lamongan.

"Seluruh OPD dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersinergi untuk melaksanakan strategi pengendalian inflasi di Kabupaten Lamongan. Selain itu kami juga bersinergi dengan Pemerintah Provinsi maupun pusat," tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka Level Meeting (HLM) siang ini.

 

Orang nomor satu di Kota Soto menjelaskan adanya fluktuasi harga yang terjadi pada siklus menjelang Nataru 2024 didorong oleh kenaikan permintaan konsumsi sehingga akan berpengaruh juga akan ketersediaan bahan pangan.

"Upaya yang kita lakukan selain menekan inflasi juga menjaga ketersediaan bahan pangan dan stabilisasi harga," jelas Pak Yes sapaan akrabnya.

Selanjutnya, Pak Yes memaparkan inflasi di Jawa Timur menduduki angka 3,24�n 2,56% untuk angka global. Di Kabupaten Lamongan sendiri terpantau melandai pada awal Desember 2023. Inflasi yang mendominasi Kabupaten Lamongan saat ini adalah pada komoditas holtikultura. 

"Memang yang menjadi persoalan hingga saat ini adalah cabai. Harganya saat ini mencapai 67.500/Kg untuk cabai merah dan cabai rawit 81.375/kg. Cabai ini tidak ada substansinya jadi solusinya adalah penggencaran tanam," terang Pak Yes.

Hadir sebagai narasumber Deputi Direktur Bank Indonesia Yayat Cadarajat menjelaskan bahwa faktornya yang melandasi adanya inflasi saat ini ialah fenomena El Nino. Adanya El Nino menjadikan beberapa komoditas holtikultura mengalami gagal panen sehingga pasokan menjadi terbatas.

"Berdasarkan prognosa Dinas Pertanian 2023, Kabupaten Lamongan akan mengalami defisit pada pasokan komoditas beras, aneka bawang, dan aneka cabai. Sehingga Lamongan diharapkan untuk melakukan manajerial. Mungkin bisa impor atau intra antar daerah untuk memenuhi kebutuhan beberapa komoditas tersebut," tutur Yayat.

Diungkapkan oleh Pimpinan Cabang Bulog Bojonegoro Ferdian Darma Atmaja stok beras di gudang beras Lamongan yang terletak di Karangkembang tahun 2023 adalah 1.650.000 Kg. Upaya menekan inflasi pada beras, Bulog menyalurkan bantuan beras murah di Kabupaten Lamongan mencapai 1.900.000 Kg pada tahun 2023. jir

Berita Terbaru

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik dan rangkaian turnamen domino y…

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Aparat Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Menganti, Gresik. Setelah sempat m…