Polisi Tangkap WN Bangladesh, Pelaku Penyelundupan Rohingya ke Aceh: Disuruh Bayar 14 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku, WN Bangladesh penyelundup imigran Rohingya ke Aceh ditangkap polisi. SP/ ACH
Pelaku, WN Bangladesh penyelundup imigran Rohingya ke Aceh ditangkap polisi. SP/ ACH

i

SURABAYAPAGI.com, Aceh - Insiden pengungsian rohingya terdampar di Kecamatan Muara Tiga, Pidie sejak 14 November 2023 membuat banyak protes dan kecaman warga Aceh. Pasalnya etnis rohingnya tersebut dinilai seenaknya sendiri.

Bahkan tak etnis rohingnya yang nekat melakukan segala cara agar bisa menetap di Indonesia. Salah satunya dengan menyelundup dibantu rekannya. Beruntungnya, saat pelaku bersama tiga rekannya melarikan diri ke hutan usai kapal yang membawa 194 Rohingya mendarat di pantai Gampong Blang Raya. Ketika itu, salah seorang terduga pelaku ditangkap warga, sedangkan tiga lainnya melarikan kabur.

Hal tersebut turut dibenarkan pihak Kepolisian Resor Pidie yang kini berhasil menangkap seorang warga negara asa l Bangladesh berinisial HM (70) atas dugaan penyelundupan manusia atau people smalling jaringan internasional hingga ke Aceh. Dia diduga yang membawa Rohingya terdampar di Kecamatan Muara Tiga, Pidie pada 14 November 2023. 

"Pelaku yang mambawa warga Rohingya dengan kapal kayu dari Banglades ke perairan Aceh yang terdampar di pesisir pantai Gampong Blang Raya, Kecamatan Muara Tiga, Pidie," kata Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali, Kamis (07/12/2023).

Menurut Imam, HM memfasilitasi keberangkatan dua kapal berpenumpang 194 orang dan 147 orang yang terdampar pada 14-15 November. Para pengungsi Rohingya itu disebut berangkat dari Bangladesh, Rabu 8 November pukul 04.00 WIB dengan kapal kayu FB SEFA dengan kapten Z dan HM serta kapal FB. Hajiaiyob Moorf yang dinahkodai S.

Kedua kapal disebut berangkat bersama dari lokasi tidak jauh dari kamp pengungsian di Cox's Bazar dengan bergandengan. Mereka disebut menargetkan tiba di Aceh dalam tujuh hari berlayar.

Selama mengarungi lautan, kapal itu berlayar dalam jarak terdekat. Sesekali kedua kapal disebut digandeng dan Z serta HM masuk ke kapal satu lagi untuk melihat kondisi para penumpang Rohingya. Mereka kemudian terus berlayar sesuai titik koordinat.

"Kapten kapal Z dan HM pada tengah malam pada hari Selasa tanggal 14 November sebelum terdampar di pesisir pantai Desa Blang Raya Kecamatan Muara Tiga berpindah ke kapal yang dinahkodai S. Setelah kapal terdampar di tepi pantai maka ketiganya termasuk tiga agen lainnya yang belum diketahui ikut turun dari kapal dan melarikan diri ke arah hutan, namun berhasil ditangkap warga sekitar" jelas Imam.

Sementara itu, diketahui berdasarkan pengakuan HM, 147 Rohingya yang dibawa dengan kapal harus membayar Rp 7 juta-Rp 14 juta per jiwa untuk berlayar dari Bangladesh. 

"Untuk usia anak-anak dibebankan Rp 7 juta dan dewasa Rp 14 juta, jika di total keseluruhan warga Rohingya yang dibawa terkumpul Rp 3,3 miliar," ujar Imam.

Sedangkan atas perbuatannya tersebut, HM akan dijerat dengan Pasal 120 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan Pasal 55 Ayat (1) Ke 1 KUHPidana. 

"Saat ini pelaku penyelundupan warga Rohingya masih diamankan di Mapolres Pidie untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Imam. ach-01/dsy

Berita Terbaru

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Penataan pedagang kaki lima (PKL) di ruas jalan momentum Car Free Day (CFD) alun alun Sidoarjo ke lapangan Mall Pelayanan Publik…

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ks (40) warga Desa Bululawang Kec Bakung Kabupaten Blitar dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad wanita yang mengambang di alirang…

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun…

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pasar Takjil Ramadhan kembali hadir menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 di Pasar Rakyat Ketidur, Kecamatan Prajurit…

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Destinasi wisata Sumber Takir, yang merupakan sebuah pemandian alami yang terletak di Dusun Krajan Barat, Desa Jokarto, Kecamatan…

Suasana Sejuk Pemandian Selokambang di Lumajang Jadi Spot Favorit Liburan Keluarga

Suasana Sejuk Pemandian Selokambang di Lumajang Jadi Spot Favorit Liburan Keluarga

Minggu, 22 Feb 2026 14:54 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemandian Selokambang yang terletak di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyimpan keindahan…