Pemilih Bimbang di Jatim, Pilpres 2 Putaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jumlah pemilih bimbang mencolok terlihat di Jawa Timur, yakni di warga NU. Kelompok pemilih bimbang ini bisa menjadi penentu kemungkinan pilpres dua putaran.

"Terlebih di Jawa Timur yang menjadi wilayah perebutan pengaruh di antara dua tokoh kelahiran daerah ini, yaitu Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD, derajat kebimbangan warga NU paling tinggi. Kelompok pemilih bimbang di atas dapat menjadi penentu, apakah pilpres akan berlangsung satu putaran atau dua putaran," bunyi penjelasan Litbang Kompas yang dilihat Surabaya Pagi, Senin (11/12/2023).

Jajak pendapat Litbang Kompas Desember 2024 yang berlangsung pada 29 November-4 Desember 2023 itu, Prabowo-Gibran memperoleh elektabilitas 39,3 persen.

Pasangan Prabowo-Gibran unggul di hampir semua kategori sosio-demografis responden,” tulis peneliti Litbang Kompas Bambang Setiawan.

Survei ini melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia. Metode tersebut tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen. Margin of error lebih kurang 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Survei dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas.

 

Pemilih Bimbang Meningkat

Ditemukan ada 28,7% masih bimbang. Dijelaskan bahwa jumlah pemilih bimbang ini meningkat. Jumlah ini masih besar padahal pemilu tinggal dua bulan lagi.

"Di luar dinamika elektabilitas capres dan cawapres, survei juga menangkap dinamika pemilih bimbang yang kian meningkat. Jumlah pemilih yang masih ragu-ragu menetapkan pilihannya kepada pasangan capres-cawapres. Angkanya mencapai angka 28,7 persen, terbilang besar mengingat pemilu tinggal dua bulan lagi," bunyi penjelasan Litbang Kompas.

Dipaparkan oleh Litbang Kompas persentase ini tak berbeda jauh dari angka massa mengambang pada pilihan terhadap capres (tanpa pasangan) yang mencapai 24,9 persen. Jika dibandingkan dengan angka sebelumnya yang hanya 15,4 persen, terlihat lonjakan yang cukup signifikan.

 

Pemilih Bimbang Belum Terikat Ideologis

Dalam hasil survei itu juga ditemukan bahwa pemilih bimbang ini merupakan kelompok yang belum memiliki ikatan ideologis. Kelompok ini juga belum memiliki kedekatan emosional dengan sosok paslon tertentu.

"Kalangan yang termasuk ke dalam kelompok undecidedvoters ini adalah mereka yang belum punya ikatan ideologis ataupun kedekatan emosional terhadap sosok atau pasangan tertentu belum tahu siapa yang akan dipilih dan masih sangat rentan berubah pilihan," paparnya.

 

Bekas Pemilih Joko Widodo

Selain itu, kebanyakan dari kelompok ini merupakan bekas pemilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 dan sebagian lain merupakan orang-orang yang tidak menggunakan haknya atau merahasiakan pilihannya pada pemilu lalu.

Kebanyakan dari kelompok ini merupakan generasi tua dalam rentang usia 41-60 tahun yang sebagian besar masuk ke dalam generasi X. Pada rentang usia tersebut, jumlah mereka mencapai 44,3 persen, lebih tinggi dari persentase populasi kelompok ini yang sekitar 36 persen.

 

Mayoritas Kalangan Perempuan

Mayoritas kelompok ini merupakan kalangan perempuan, mencapai 54,2 persen. Di samping itu, terdeteksi bahwa kebanyakan pemilih ragu tinggal di perdesaan dan lebih banyak berpendidikan dasar. Kalangan Islam, terutama warga Nahdlatul Ulama, menjadi kelompok masyarakat yang lebih bimbang dibandingkan dengan kelompok pemeluk agama lain.

 

1.364 Responden yang Dipilih

Survei ini dilakukan Litbang Kompas pada 29 November hingga 4 Desember 2023 terhadap 1.364 responden yang dipilih secara acak. Metode penelitian yaitu dengan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia. Sementara tingkat kepercayaan 95�n margin of error penelitian +-2,65%. n jk/erc/rmc

Tag :

Berita Terbaru

Jokowi: Saya Keberatan Semua Yang Mulia!

Jokowi: Saya Keberatan Semua Yang Mulia!

Jumat, 06 Nov 2026 07:12 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mantan presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melontarkan keberatan keras terhadap kesimpulan Roy Suryo yang menyebut ijazahnya…

Jokowi Pamer Ijazah, Roy Suryo Tertawa

Jokowi Pamer Ijazah, Roy Suryo Tertawa

Jumat, 06 Nov 2026 07:09 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah pendidikannya mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah…

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…