Dituding Jadi Buzzer Israel, Maia Estianty: 'Kalau Kita Difitnah Artinya Dosa Kita Diambil'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Momen Maia Estianty saat mengunjungi Yerusalem. SP/ Instagram @maiaestiantyreal
Momen Maia Estianty saat mengunjungi Yerusalem. SP/ Instagram @maiaestiantyreal

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini Maia Estianty dituding menjadi antek-antek buzzer Israel saat dirinya tengah berlibur dan mengunjungi Yerusalem bersama sang suami, Irwan Mussry. Dalam kesempatan yang sama, Maia berkesempatan berkunjung ke Betlehem yang merupakan tempat lahirnya Nabi Isa. 

Tuduhan tersebut semakin mencuat ketika konflik Israel-Palestina kian heboh. Namun, Maia justru memilih diam dan sama-sekali tak menanggapi tuduhan tersebut.

Dirinya tahu betul bahwa jawabannya justru tetap akan memancing pro dan kontra dari para pengguna media sosial. Maia justru merasa bersyukur difitnah karena berujar bahwa dosanya saat ini sedang diambil.

"Jadi gini lho, kadang-kadang kalau fitnah itu kita jawab, itu jawabannya nanti semakin memancing pro dan kontra," ungkap Maia Estianty dalam tayangan YouTube Maia AlElDul TV, dilihat Rabu (13/12/2023).

"Ya namanya fitnah, bukan kewajiban kita buat menjawab fitnah itu, harusnya kita kan bahagia ya, kalau kita difitnah artinya dosa kita diambil, makin difitnah ya alhamdulillah dosa kita makin habis," sambungnya.

Disisi lain, Maia lantas penasaran untuk memberikan tanggapan dan heran kenapa dirinya difitnah seperti itu ketika berkunjung ke Israel. Dan Maia tidak difitnah sebagai seorang buzzer ketika berkunjung ke negara-negara atau tempat lainnya.

"Tapi lucu juga sih kalau gue jawab ya, kalau semisal gue kemarin umrah ke Arab, harusnya gue dibilang buzzer Arab juga dong, atau misalnya gue lagi ada acara kawinan di London, dibilang buzzer London, kalau gue ada acara ke Tegal, gue dibilang buzzer Tegal," kata Maia.

"Kenapa cuman negara itu doang (Israel) yang kayaknya dibenci banget dan komentarnya nggak bijak, apalagi gue yang tertuduh," lanjutnya.

Sementara itu, imbas tudingan itu, Maia pun mengaku sama-sekali tak peduli dengan komentar negatif netizen dan tidak ingin membuang energi positif untuk menanggapi hal seperti itu.

"Sebenarnya sih cuek, kayak malah gitu lho (menanggapi fitnah), jadi kalau masalah fitnah itu lebih baik kita diam, karena apa? Kalau orang udah nggak suka, kita mau jawab kayak apa pun juga tetap aja mereka nggak suka. Jadi buat apa capek-capek buang energi untuk hal seperti itu," tutupnya. jk-06/dsy

Berita Terbaru

Kapolres Madiun Kota Ajak Mahasiswa hingga Buruh Jaga Kamtibmas ‎

Kapolres Madiun Kota Ajak Mahasiswa hingga Buruh Jaga Kamtibmas ‎

Rabu, 12 Agu 2026 15:38 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama Wida Prastianto mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban mas…

Pemkot Surabaya Gelar Pasar Murah dan GPM Serentak, Ada Beras dan Minyak Harga Terjangkau

Pemkot Surabaya Gelar Pasar Murah dan GPM Serentak, Ada Beras dan Minyak Harga Terjangkau

Rabu, 12 Agu 2026 15:37 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sekaligus melibatkan UMKM dan kelompok tani setempat, Pemerintah…

Soal Bendera Demokrat yang Masih Bertebaran, Istono: Sudah Kami Bersihkan

Soal Bendera Demokrat yang Masih Bertebaran, Istono: Sudah Kami Bersihkan

Rabu, 12 Agu 2026 15:35 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:35 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Ketua DPC Partai Demokrat Kota Madiun Istono angkat bicara terkait masih terpasangnya sejumlah bendera partainya di sejumlah ruas…

Setengah PAD Madiun Ditopang Pajak, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Patuh

Setengah PAD Madiun Ditopang Pajak, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Patuh

Rabu, 12 Agu 2026 15:34 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:34 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Hampir separuh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun ditopang dari penerimaan pajak daerah. Pada 2025, realisasi penerimaan …

Tren Penjualan Bendera di Surabaya Anjlok, Pedagang Kawasan Darmokali Pilih Jualan Online

Tren Penjualan Bendera di Surabaya Anjlok, Pedagang Kawasan Darmokali Pilih Jualan Online

Rabu, 12 Agu 2026 15:28 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penjualan tren bendera menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI di kawasan Kota Surabaya tak seperti tahun-tahun sebelumnya.…

Camat Balongbendo Tegaskan Biaya PTSL Rp 150 Ribu, Pihak Desa Harap Memperhatikan

Camat Balongbendo Tegaskan Biaya PTSL Rp 150 Ribu, Pihak Desa Harap Memperhatikan

Rabu, 12 Agu 2026 15:27 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Kekhawatiran warga terkait tingginya biaya pengurusan program sertipikat tanah massal mendapat respons tegas dari Camat B…