Tak Terima Kakak Kandungnya Diselingkuhi ASN, Aktivis di Sumenep Mulai Bergejolak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Adik Korban, yang diduga diselingkuhi oleh ASN yang tertangkap warga. SP/ Dok Ainur Rahman
Adik Korban, yang diduga diselingkuhi oleh ASN yang tertangkap warga. SP/ Dok Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Tak terima kakak kandungnya diselingkuhi ASN, pria yang saat ini menjabat sebagai Sekdes di salah satu Desa di Kab. Sumenep, itu menghujat pelaku.

Kepada Surabaya pagi, pihaknya meminta pertanggungjawaban pelaku untuk bisa mengembalikan nama baik kakak kandungnya, apalagi statusnya sebagai janda beranak kembar.

"Ini aib mas, dan memalukan bagi keluarga, apalagi saat ini kedua orang tua saya sudah tiada, tapi yang jelas mereka menyaksikan perilaku anaknya, saya malu kakak saya diperlakukan dengan cara tidak wajar oleh seorang ASN"

Makanya kata dia, saya mengikuti, desakan warga yang menangkap basah kakak saya dan pelaku yang diduga melakukan perselingkuhan, saya sedih mas, melihat kakak saya jadi tontonan warga.

"Kesedihan saya tidak bisa ditawar, makanya saya minta pertanggungjawaban pelaku, apapun itu bentuknya, saya kurang ikhlas mas, kakak saya diperlakukan dengan cara seperti itu"

Selain itu ia juga memohon kepada pemerintah, untuk melakukan tindakan nyata dan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku yang konon menjabat sebagai kepala Bidang (Kabid) di salah satu Dinas di Kab. Sumenep. Pungkasnya

Selain itu, berbagai desakan warga juga mengundang reaksi panas di sejumlah aktivis yang ada di kab. Sumenep, salah satunya Faisol, S.Sos, pegiat dan aktivis di Kab. Sumenep, mulai lantang bersuara perihal bejatnya ASN yang memiliki perilaku buruk dan menyesatkan. Ungkapnya

"Sanksi tegas harus ditegakkan oleh Bupati Sumenep, mengingat banyaknya ASN yang terlibat dalam kasus perselingkuhan, baik di lingkungan pemerintahan maupun diluar pemerintahan kab. Sumenep"

Disampaikan Faisol, seorang aktivis tidak boleh diam, pada saat kedzaliman terjadi di depan matanya, ia harus menyuarakan aspirasinya untuk menegakkan kebenaran. Tegasnya

"Ayo, kawal kejahatan untuk dimusnahkan, pelaku yang sudah tidak bermoral dan mencederai ASN, sama dengan melecehkan negara dan melanggar sumpah jabatan ".

Maka, singkirkan dan copot jabatannya karena sudah tidak amanah terhadap undang-undang dan tak patuh pada negara. Jika pelaku perselingkuhan adalah lelaki setia tidak mungkin berbagi cintanya dengan wanita lain.

Itulah sebabnya, pemerintah harus segera ambil langkah tegas untuk melakukan pembinaan mental terhadap pelaku yang sudah mencoreng nama baik ASN di lingkungan pemerintahan Kab.Sumenep. Ungkapnya

Faisol meminta yang terlibat penting dalam melakukan pemeriksaan terhadap ASN yang bermasalah segera dilakukan penegakan hukum secepatnya, demi kesejahteraan masyarakat kab. Sumenep.

"Instansi yang memiliki peranan langsung dalam melakukan pembinaan ASN bermasalah segera bertindak, seperti Inspektorat, BKPSDM dan Kabag Hukum"

Kita akan mendesak tiga instansi itu untuk memproses dan melakukan penegakan hukum, bahkan sampai kepada  mengeluarkan sanksi berat terhadap pelaku. Tudingnya

Dikatakan Faisol, sanksi berat itu adalah pemberhentian ASN dan mencopot dari Jabatannya dengan cara tidak terhormat, karena apa yang telah dikerjakan itu sudah menista agama dan kepercayaan umat beragama.

"Pelaku perselingkuhan itu, sudah tidak terhormat, maka perlakukan juga dengan cara yang tidak terhormat, sebagai bentuk dari hukuman atas perbuatan kejinya" 

Ayo dampingi korban untuk menuntut keadilan, jangan biarkan dia bersedih karena ulah bejat lelaki yang tak bertanggung jawab. pungkasnya. AR

Berita Terbaru

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…