Kolaborasi OJK, Pemprov Jatim, dan TPAKD: Berantas Rentenir yang Jerat Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sinergi pihak OJK bersama dengan Pemprov Jatim untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, sehingga mengurangi masyarakat yang terjerat pembiayaan rentenir. SP/Aini
Sinergi pihak OJK bersama dengan Pemprov Jatim untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, sehingga mengurangi masyarakat yang terjerat pembiayaan rentenir. SP/Aini

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Jawa Timur. 
 
Komitmen ini diperkuat dengan dikukuhkannya TPAKD Kabupaten/Kota dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) TPAKD se-Jawa Timur Tahun 2023 yang diselenggarakan di Surabaya, beberapa waktu lalu.
 
Secara resmi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah mengukuhkan 8 TPAKD tingkat kabupaten/kota, kini di Jawa Timur telah terbentuk dan dikukuhkan sebanyak 39 TPAKD.
 
Khofifah menyampaikan bahwa pasca pandemi covid-19, banyak masyarakat yang mendapatkan tawaran dari rentenir. Atas hal tersebut, ia berharap program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) yang dilaksanakan oleh TPAKD dapat dilaksanakan secara merata di seluruh daerah Jawa Timur.
 
"K/PMR ini merupakan program pembiayaan berbiaya murah dan/atau proses cepat yang diharapkan dapat membantu masyarakat untuk menghindari jeratan rentenir," kata Khofifah, Surabaya, Minggu, (17/12/2023).
 
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda), serta seluruh pemangku kepentingan di Jawa Timur, yang mana tingkat literasi dan inklusi keuangan Provinsi Jawa Timur berada di atas level nasional secara konsisten sejak tahun 2019 sampai dengan 2022.
 
“Semoga kerja sama ini dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan industri jasa keuangan yang stabil, inklusif dan mampu berkontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Provinsi Jawa Timur,” kata Friderica.
 
Menurutnya, hal itu juga sejalan dengan perkembangan kinerja Sektor Jasa Keuangan Provinsi Jawa Timur yang berjalan dengan baik.
 
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jawa Timur Giri Tribroto turut melaporkan beberapa kegiatan yang telah dilakukan TPAKD Se-Jawa Timur untuk membantu keuangan masyarakat dan melawan rentenir yang masih ada disekitar mereka.
 
Diantaranya, dengan optimalisasi Agen Laku Pandai sebanyak 211 ribu agen dengan total transaksi sebesar Rp549,91 Miliar. 
 
Selanjutnya, optimalisasi produk simpanan melalui tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) dan produk tabungan anak lainnya yang tercatat sebanyak 8,12 juta rekening dengan nominal simpanan sebesar Rp4,1 Triliun.
 
Kemudian, ada juga penyediaan akses permodalan berbiaya murah dan/atau proses cepat melalui program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) yang telah dimanfaatkan oleh 86 ribu Debitur dengan total penyaluran sebesar Rp3,1 Triliun.
 
Serta, penyediaan dan pemanfaatan akses digital terhadap transaksi keuangan baik melalui platform e-commerce maupun scan QR Code. 
 
Tak hanya itu, digelar pula Sosialisasi, Edukasi serta Asistensi atau Pendampingan kepada masyarakat dan pelaku usaha di berbagai kalangan mulai dari Pelajar/Santri, Perempuan & Ibu Rumah Tangga, petani/nelayan serta kaum disabilitas.
 
Tentu langkah tersebut juga bertujuan mempercepat pengembangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dengan program kerja yang mendukung penyediaan akses keuangan, peningkatan pemahaman keuangan, dan optimalisasi penggunaan produk keuangan, yang telah dilaksanakan melalui Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di wilayah Perdesaan.
 
Selain itu, OJK berharap Pimpinan Daerah dari masing-masing Kabupaten/Kota di Jawa Timur dapat memberikan dukungan yang maksimal.
 
Terlebih, di tahun 2024 seluruh TPAKD yang telah terbentuk dan dikukuhkan bisa bersama-sama mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Jawa Timur.Ain

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…