Meski Musim Hujan, Warga Surabaya Ngerasa Sumuk dan Mudah Berkeringat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Meski sudah masuk musim hujan, tetapi hawa di Surabaya sumuk dan bikin berkeringat.
Meski sudah masuk musim hujan, tetapi hawa di Surabaya sumuk dan bikin berkeringat.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Meski sudah memasuki musim penghujan, namun cuaca di Kota Surabaya, Senin (18/12/2023) justru sumuk dan panas. Bahkan, dari cek suhu yang dikeluarkan accuweather, suhu Kota Pahlawan mencapai 35 derajat celsius. Ada apa?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda membeberkan bahwa cuaca di kota Surabaya dan sekitarnya masih sekitar 34-35 derajat celcius. Ini dikarenakan masih adanya pergerakan tekanan rendah yang menyebabkan belokan angin dan perlambatan angin.

“Suhu di Surabaya Raya di prediksi berkisar antara 24 hingga 35 derajat Celsius. Dengan kecepatan angin rata-rata diperkirakan mencapai sekitar 30 kilometer per jam. Sedangkan tingkat kelembapan bervariasi antara 45 hingga 95 persen,” ujar Oky Sukma Hakim, S.Tr, prakirawan BMKG Juanda Surabaya.

Bahkan, cuaca panas dan gerah masih bisa dirasakan beberapa hari kedepan di Surabaya. Meski, lanjut Oky, ada pergerakan awan di atas langit Surabaya.

Hal senada juga diungkapkan Deputi BMKG Pusat, Guswanto, yang menyebutkan cuaca panas ditengah musim hujan karena pola turunnya hujan masih belum merata.

"Kondisi ini cenderung relatif masih sama untuk tiga sampai empat hari kedepan. Mengingat ada beberapa daerah di pulau Jawa masih kering. Terlihat ada awan, tetapi kelembaban sangat kering, yang membuat mudah berkeringat," kata Guswanto.

Selain kondisi hujan yang belum merata, lama durasi turunnya hujan disebut Guswanto juga berpengaruh pada cuaca. Meski sudah memasuki musim hujan, sejumlah daerah mencatat intensitas hujan dengan durasi yang singkat. Kondisi ini dipicu dinamika atmosfer.

"Dinamika atmosfer tersebut adalah terdapatnya pola tekanan rendah yang menyebabkan pola belokan dan perlambatan angin yang memicu pertumbuhan awan hujan cenderung terjadi di wilayah tengah dan timur," lanjut dia.

 

Mudah Berkeringat

Di tengah cuaca kembali panas, sejumlah masyarakat mengeluhkan 'mandi keringat' yang dikhawatirkan bisa berdampak pada kesehatan. Menurut pakar kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban, hal tersebut sebenarnya wajar terjadi lantaran saat udara panas, peredaran darah banyak berkumpul di dekat kulit.

Walhasil, terjadi penguapan sehingga keluar keringat. "Karena keringat keluar, maka suhu badan agak menurun sedikit. Jadi itu wajar," terang Prof Zubairi dalam cuitan di akun X, Senin (18/12/2023).

Keringat yang menjadi pertanda bahaya kesehatan adalah saat pasien mengidap kelenjar thyroid. Hal ini ditandai dengan produksi hormon thyroid yang berlebihan menyebabkan gemetar dan banyak keringat.

"Kalau dipegang, kulitnya itu agak halus dan tensinya sedikit tinggi. Kemudian kalau denyut jantung, nadi kita juga menjadi agak cepat, itu disebut dengan hyperthyroid," sambung Prof Zubairi.

 

Warga Surabaya Sumuk

Cuaca panas cenderung sumuk dan mudah berkeringat ini pun dirasakan warga Surabaya, Senin (18/12/2023). Khususnya mereka yang kerap beraktivitas diluar ruangan.

"Siang ini padahal yo wis mendung lho. Tapi sumuk'e puoll. Gampang kemringet. Aneh cuaca saiki," keluh kesah Yuskandia, driver online yang ditumpangi Surabaya Pagi, Senin (18/12/2023) kemarin siang.

Bahkan, lanjut Yuskandia, sudah beberapa hari terakhir, Surabaya masih tetap sumuk kalau siang hari. "Hari Sabtu kemarin sempat hujan, tapi yo tetep sumuk, mbak. Nggarai pengen minum es," lanjut Yus.

Tak hanya Yus, cuaca panas dan sumuk juga dirasakan Winarsih, pegawai toko di daerah Jagalan juga merasakan sehari-hari berjualan di dalam ruangan masih berkeringat. "Meski hawane ini adem-adem,mbak. Tapi kadang sumuk," lanjut Winarsih. ana/ain/rmc

Berita Terbaru

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Penataan pedagang kaki lima (PKL) di ruas jalan momentum Car Free Day (CFD) alun alun Sidoarjo ke lapangan Mall Pelayanan Publik…

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ks (40) warga Desa Bululawang Kec Bakung Kabupaten Blitar dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad wanita yang mengambang di alirang…

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun…

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pasar Takjil Ramadhan kembali hadir menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 di Pasar Rakyat Ketidur, Kecamatan Prajurit…

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Destinasi wisata Sumber Takir, yang merupakan sebuah pemandian alami yang terletak di Dusun Krajan Barat, Desa Jokarto, Kecamatan…

Suasana Sejuk Pemandian Selokambang di Lumajang Jadi Spot Favorit Liburan Keluarga

Suasana Sejuk Pemandian Selokambang di Lumajang Jadi Spot Favorit Liburan Keluarga

Minggu, 22 Feb 2026 14:54 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemandian Selokambang yang terletak di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyimpan keindahan…