Dewan Kaget Proyek Pengentasan Kawasan Kumuh di Jombang Ditolak Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dewan sidak proyek pembangunan air bersih untuk pengentasan kawasan kumuh di Desa Jombang dan Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang.
Dewan sidak proyek pembangunan air bersih untuk pengentasan kawasan kumuh di Desa Jombang dan Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Kalangan legislatif sempat kaget saat menggelar sidak proyek pembangunan air bersih untuk pengentasan kawasan kumuh di Desa Jombang dan Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang. Lantaran, masyarakat setempat menolak adanya peoyek tersebut.

Menurut Ketua Komisi C DPRD Jombang Khoirul Anam, saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) legislator ini sempat kaget karena mendapat banyak keluhan dari masyarakat untuk menolak pembangunan proyek yang diampu Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Jombang. Terlebih lagi ada yang menyampaikan ada uang kompensasi yang tidak masuk ke masyarakat.

"Ada uang yang harus sampai ke masyarakat ini tapi tidak masuk. Uangnya sekitar Rp 7 juta. Saya belum tahu ini maksudnya uang apa," kata Khoirul. Untuk itu, pihaknya berencana memanggil dinas terkait untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut. Pihaknya juga ingin tahu progres pembangunannya seperti apa.

"Jadi Minggu depan sudah kita jadwalkan pemangilan," bebernya. Kabid Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Perkim Kabupaten Jombang, Ahmad Rofiq Ashari mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi sebelum adanya pembangunan proyek tersebut. Sehingga, dirinya tidak memberikan keterangan banyak terkait adanya penolakan warga.

"Sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi ke warga sebelumnya," katanya. Sedangkan terkait pembangunan, pihaknya juga mendorong untuk selesai akhir tahun ini. "Tentu kami masih optimistis pembangunan bisa selesai akhir tahun ini," pungkas Rofiq. Sarep

Tag :

Berita Terbaru

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Dua unit mobil mewah milik Ketua PBSI Kota Madiun, Rahma Noviarini,diboyong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta. Mitsubishi P…

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Demi keselamatan perjalanan angkutan umum, kususnya Bus dalam rangka jelang liburan Puasa dan Lebaran, bertepatan dengan pelaksanaan…

Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Rabu, 04 Feb 2026 15:32 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo -  Pemerintah Desa (Pemdes) Klurak Kecamatan Candi menggelar pelantikan perangkat desa baru, Rabu ( 4 Februari 2026 ) di Pendopo …

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Ruang publik di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, berubah semrawut. Trotoar yang semestinya menjadi h…

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI (FSP KEP SPSI) Jawa Timur menekankan pentingnya hubungan industrial yang …

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu daerah pilot project Digitalisasi Bantuan Sosial. Secara nasional, terdapat 41 daerah…