Pertanyakan Perizinan, DPRD Jombang Bakal Panggil Disdagrin dan Pembangun Lapak Pasar Mojoagung

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang, mempertanyakan proses perizinan pembangunan lapak "misterius" di Pasar Mojoagung.

Untuk itu, dalam waktu dekat, Komisi B DPRD Kabupaten Jombang, akan memanggil Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) maupun pemilik lapak tersebut.

"Dalam waktu dekat, kami akan memanggil, dinas terkait (Disdagrin) untuk memperjelas, persoalan bangunan itu (lapak). Kemarin saya lihat di medsos, itu kan sudah disidak sama pak kepala Disdagrin," kata Ketua komisi B DPRD Jombang, Anas Burhani kepada media, Rabu (5/2/2025).

Politisi PKB ini menyebut, pemanggilan itu untuk mengetahui mekanisme sewa yang dilakukan seperti apa di Pasar Mojoagung, Jombang. Termasuk proses perizinan pembangunan lapak.

"Nah untuk itu kita akan panggil kepala Dinas, sama yang membangun saja biar selesai, jadi kita panggil yang membangun sama dinas perindustrian dan perdagangan untuk menjelaskan persoalan yang terjadi," tuturnya.

"Ya (sewanya seperti apa), dan saya dengar-dengar, kan pembangunan itu perlu izin, membangun itu kan harus ada izin, nah apakah izinnya itu sudah keluar apa belum, kita kan gak tau, makanya kita akan panggil," kata Anas memungkasi.

Menurut salah seorang warga berinisial BA proses pembangunan pondasi bangunan liar sudah dimulai sejak seminggu yang lalu.

Ia mengungkapkan jika bangunan itu nantinya akan digunakan sebagai warung makan.

"Seharusnya gak seenaknya bangun bengini, kesannya gak enak juga. Semua kan ada prosesnya," tegasnya.

Diungkapkan BA, pengelola pasar Mojoagung, Jombang sebenarnya juga sudah tahu terkait berdirinya bangunan liar itu. Namun, sepertinya diduga melakukan pembiaran dan tak melakukan apa pun.

"Sudah tahu tapi dibiarkan begitu saja. Nggak tahu kenapa. Masak takut dengan yang punya atau orang dibaliknya (backing-red)," kata BA.

Pantauan di lokasi pada Selasa (4/2/2025) masih nampak sejumlah pekerja merakit besi gavalum di sekitar pondasi.

Terlihat tumpukan material pasir di lokasi. Sedikitnya ada tiga pondasi lapak yang sudah dibangun.

Bangunan liar yang diduga tak berizin itu berada tepat di dekat gerbang masuk Pasar Mojoagung, hanya sekitar 15 meter dari Kantor Pasar Mojoagung.

Terpisah Kepala UPT Pasar Mojoagung Dewi Rachmawanty Bestari tak menampik adanya pembangunan tersebut.

Hanya saja dirinya tidak mengetahui pasti terkait bangunan itu. "Untuk secara detail saya belum mengetahui bangunan itu," ujarnya kepada media, Selasa (4/2/2025).

Dirinya menegaskan, pihaknya akan memanggil kordinator pasar, untuk mengklarifikasi bangunan itu. Sar

Berita Terbaru

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …