Tolak Keras PJ Kades Bukabu, Warga Desa Bukabu Luruk kantor Kecamatan Ambunten Kab Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Desa Bukabu dan tokoh Masyarakat, pemuda luruk Kantor Kecamatan Ambunten Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Warga Desa Bukabu dan tokoh Masyarakat, pemuda luruk Kantor Kecamatan Ambunten Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pemerintahan Desa Bukabu Kecamatan Ambunten Kab. Sumenep, kini jadi sorotan publik. Setelah, viralnya penolakan warga kepada Pj Kepala Desa Bukabu Ambunten terendus media. Kamis (28/12).

Mengatasnamakan, Aliansi pemuda dan tokoh Masyarakat Desa Bukabu meluruk kantor Kecamatan Ambunten Kab. Sumenep.  Mereka menolak kebijakan Pak Camat Ambunten dalam menetapkan Pj Kepala Desa Bukabu.

Sejumlah Pemuda dan Tokoh Masyarakat bersatu menggelar audiensi di depan Kantor Kecamatan Ambunten, dan melakukan penolakan terhadap Pj. Kepala Desa Bukabu yang sudah ditetapkan oleh Camat Ambunten.

Dalam bentuk penolakan aksinya, sejumlah aliansi Desa Bukabu' menggelar penolakan keras terhadap Pj dari luar desa Bukabu, mereka memasang baliho di sepanjang jalan Desa Bukabu dengan tulisan " Menolak keras Pj, Kepala Desa Bukabu dari luar Desa"

Aksi mereka diwujudkan dalam bentuk gelar audiensi di depan Kantor Kecamatan Ambunten, melalui aspirasi yang ditulis pada kain putih sepanjang tiga meter persegi, tersebut.

Pantauan Surabaya Pagi, spanduk dengan tulisan " Kami warga Desa Bukabu, menolak keras kehadiran Pj kepala Desa Bukabu dari luar Desa " itu terpampang di sepanjang jalan dari depan Balai Desa Bukabu menuju kantor Kecamatan Ambunten.

Mereka menolak Pj. Kepala Desa Bukabu karena dianggap kurang tepat sasaran dan kurang memberikan inovatif pada kemajuan Desa khususnya di Desa Bukabu.

Selain itu, informasi yang dihimpun media ini, keberadaan Pj. Desa Bukabu itu bukan putra Daerah melainkan warga sebelah, padahal di kecamatan Ambunten masih ada yang layak untuk di posisikan sebagai Pj. Kepala Desa Bukabu.

Warga Desa Bukabu meminta hak dan kebijakan kepada Pak Camat Ambunten, untuk melakukan pengkajian ulang atas penetapan PJ. Kepala Desa Bukabu yang dituding kurang memberikan nilai inspiratif dan inovatif terhadap perkembangan desa Bukabu.

Apalagi, katanya, Keberadaan Pj Kepala Desa Bukabu itu memiliki tempat tinggal bersebelahan dengan Desa Bukabu, dugaan sementara, keberadaan Pj Kepala Desa akan melakukan manuver politik tidak sedap bagi masyarakat kedepannya, khusus di Desa Bukabu.

Makanya Warga yang mengatasnamakan aliansi Desa Bukabu itu meminta agar Pj. Kepala Desa Bukabu diambil dari orang luar Kecamatan Ambunten, biar tak ada keberpihakan, agar fokus kepada kemajuan pembangunan desa. 

Salah satu Tokoh yang tidak mau dimediakan namanya, mengaku, penetapan Pj. Kepala Desa Bukabu itu dinilai tidak tepat sasaran, selain bukan warga Desa Bukabu dan jelas tidak mungkin memberikan pelayanan 24 jam di desa.

"Makanya, kita menggelar Aliansi dengan tujuan agar Pak Camat melakukan pengkajian ulang terhadap penetapan Pj. Kepala Desa Bukabu, yang saat ini sedang disoal warga setempat"

Apalagi, kata dia, terendus kabar tak menyenangkan, jika keberadaan  PJ. Kepala Desa  Bukabu atas dasar intervensi dari orang dalam, sehingga pak Camat mendisposisikan kepada pak Bupati Kab. Sumenep.

Penolakan mereka bukan tidak beralasan, selain memang bukan asli Desa Bukabu, mereka belum memahami betul karakter dan kultur Desa Bukabu, itulah sebabnya, Aliansi yang terdiri dari Tokoh Masyarakat dan pemuda Desa Bukabu menolak keras adanya Pj. Kepala Desa.

"Dalam hal penetapan Pj. Kepala Desa Bukabu, Pak Camat Ambunten, diduga melakukan keberpihakan, tidak bersifat netral, makanya warga meminta agar dilakukan pengkajian ulang supaya  tidak menuai masalah berkepanjangan di desa Bukabu"

Namun, terlepas dari itu semua, kata dia, warga Bukabu, tetap menolak keras atas penetapan Pj. Kepala Desa Bukabu diberikan kepada Nanik Suhartatik, S.Sos. pungkasnya.

Sementara Camat Ambunten, Suryadi, tidak ada di kantor Kecamatan pada saat gelar Audiensi berlangsung dari pukul 08.30 sampai 10. 30

Hanya kata salah satu stafnya, Pak Camat sedang perjalanan menuju kantor kecamatan Ambunten. AR

Berita Terbaru

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri akan kembali mendistribusikan bantuan beras kepada masyarakat melalui ATM Beras pada Kamis (16/4).…

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat, mulai…

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Faizal Rachman, pengusaha Event Organizer  yang diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku hanya dimintai keterangan t…

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…