Pengiriman BBM Solar Bersubsidi di Pelabuhan TUKS Jadi Sorotan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jerigen BBM Solar di pelabuhan TUKS siap di kirim ke pulau Sapeken melalui Transportasi laut. SP/Ainur Rahman
Jerigen BBM Solar di pelabuhan TUKS siap di kirim ke pulau Sapeken melalui Transportasi laut. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Sarkawi, Ketua Brigade 571 TMP. Korwil Madura, menuding adanya pelanggaran regulasi, pengiriman BBM jenis Solar bersubsidi yang terjadi di Terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) di pelabuhan Gersik Putih Kec. Kalianget Kab. Sumenep.

Menurutnya, dalam dua hari terakhir ini, serangkaian transaksi pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi untuk masyarakat kepulauan khususnya nelayan yang skala kecil, marak terjadi.

"Transaksi pengiriman BBM itu dilakukan di pelabuhan TUKS, padahal keberadaan TUKS itu sendiri masih dalam proses hukum, bahkan, sudah beberapa kali, terjadi kebakaran pada saat angkut BBM "

Dikatakan Sarkawi, peristiwa terjadinya kebakaran saat angkut BBM itu belum ada kepastian hukumnya, jadi banyak kontroversi adanya permainan yang melibatkan orang-orang penting di lingkaran pemerintahan di Kab. Sumenep.

Selain itu, ketua Pokmaswas Kelautan dan Perikanan, Kecamatan Kalianget, itu mengemukakan keprihatinannya terhadap pengiriman BBM jenis solar di pelabuhan TUKS yang keberadaan tempat usahanya itu masih bermasalah secara hukum.

"Saya sangat prihatin, kepada pemilik usaha TUKS atas nama Sunaryo, merasa dengan bebas melakukan transaksi, dengan tanpa beban, bahwa pelabuhan TUKS yang dikelolanya itu masih bermasalah secara hukum"

Ia juga menjelaskan, jika dirinya sebagai pelapor terkait keberadaan pelabuhan terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) yang penanganan hukumnya sampai saat ini masih berjalan di pihak kepolisian Polres Kab. Sumenep.

Sebagai pelapor, kata dia, mengaku memiliki hak atas keberadaan TUKS yang diduga masih bermasalah namun sudah dijadikan sebagai tempat terjadinya transaksi pengiriman BBM solar bersubsidi untuk para Nelayan.

"Saya datang ke lokasi dan mempertanyakan langsung kepada pekerja yang sibuk dengan pemindahan solar dari jerigen ke drum yang ada di perahu, mereka mengatakan, bahwa BBM tersebut akan dibawa ke pulau Sapeken Desa Tanjung Keok".

Dikatakan Sarkawi, pihaknya mempersilahkan untuk melakukan pengiriman BBM kepada para nelayan di Kepulauan, tapi ikuti prosedur dengan benar sesuai dengan aturan.

"Saya tidak ingin menghentikan usaha orang, silahkan usaha dengan baik, berjalan di jalannya, jangan sampai saling sikat, apalagi melanggar hukum, Negara kita makmur sejahtera, kekayaan alamnya terbentang luas"

Namun kata Sarkawi, jika permasalahannya melawan hukum maka harus diselesaikan secara hukum, seperti TUKS yang masih dalam perkara hukum, selesaikan dulu perkaranya, baru jalankan usahanya. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersama Badan Pertanahan…

Marak Keracunan MBG, Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengawasan Operasional SPPG

Marak Keracunan MBG, Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengawasan Operasional SPPG

Rabu, 09 Sep 2026 11:28 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna memastikan kualitas, keamanan, dan pelayanan kepada penerima manfaat sesuai standar sekaligus mengatasi maraknya keracunan…

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan pemetaan Pusat Studi Gempa Nasional (PusGen), BMKG mengungkap tiga sesar aktif di Jawa Timur yang melintasi wilayah…

Berpotensi Roboh dan Dibakar, DLH Ponorogo Pangkas Sejumlah Pohon Terindikasi Mati

Berpotensi Roboh dan Dibakar, DLH Ponorogo Pangkas Sejumlah Pohon Terindikasi Mati

Rabu, 09 Sep 2026 11:10 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya mengantisipasi pohon tumbang maupun ranting lapuk yang berpotensi roboh dan membahayakan pengguna jalan, Dinas…

Peternak Keluhkan Harga Kambing di Ponorogo Anjlok hingga Rp600 Ribu per Ekor

Peternak Keluhkan Harga Kambing di Ponorogo Anjlok hingga Rp600 Ribu per Ekor

Rabu, 09 Sep 2026 10:57 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah peternak kambing di Kabupaten Ponorogo mengeluhkan jatuhnya harga kambing. Sehingga,…

Dinkes P2KB Tuban Gencar Latih Tenaga Medis Deteksi Kelainan Bayi Sejak Dini

Dinkes P2KB Tuban Gencar Latih Tenaga Medis Deteksi Kelainan Bayi Sejak Dini

Rabu, 09 Sep 2026 10:33 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Melalui pelatihan langsung atau On The Job Training (OJT) bagi tenaga medis di enam rumah sakit se-Kabupaten Tuban, Dinas Kesehatan,…