SPBU Kalianget Diminta Pertanggungjawaban Atas Pendistribusian BBM Solar ke Kepulauan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SPBU Kalianget. SP/Ainur Rahman
SPBU Kalianget. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Ketua Pokmaswas Kec. Kalianget, Sarkawi, bergerak cepat, Setelah mendapat keterangan dari pelaku pendistribusian BBM bersubsidi di pelabuhan Kalianget, kemarin.

"Saya langsung menemui Manajer SPBU Kalianget, dengan tujuan untuk mempertanyakan regulasi transaksi pengambilan BBM jenis solar yang dibawa ke kepulauan dengan menggunakan transportasi laut" 

Namun kata Sarkawi, dari keterangan, pihak SPBU Kalianget, jika pihaknya, hanya melayani pendistribusian BBM Solar tersebut, berdasarkan rekomendasi yang dibawa pemohon kepada SPBU Kalianget.

Adapun Surat yang diperlihatkan oleh pemohon itu dikeluarkan oleh Dinas UPT Perikanan yang ada di Kecamatan Pasongsongan dengan mencantumkan volume pengambilan sebanyak 32 ton dibagi dua SPBU. Ungkapnya

Namun kata, Sarkawi, untuk mendapatkan jatah BBM bersubsidi pemohon itu harus menyertakan pas kecil sebagai lampiran yang digunakan oleh nelayan, tanpa disertai pas kecil pemohon tidak berhak mendapatkan pendistribusian BBM.

"Seharusnya pemohon itu memiliki PAS yang dikeluarkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan pemohon itu sesuai dengan nama yang ada di KTP, namun pihak SPBU itu tidak menunjukkan PAS Kecil itu kepada saya"

Kata Sarkawi, pihak SPBU merasa keberatan untuk memberikan pas kecil dengan alasan tidak punya kewenangan untuk menunjukan pas kecil, kata dia, jika memang diperlukan saya disuruh minta pada UPT perikanan yang ada di Kecamatan pasongsongan. Jelasnya

"Saya semakin kuat untuk memunculkan adanya dugaan permainan dalam pendistribusian BBM Solar bersubsidi, jika regulasinya sudah sesuai SOP buat apa manajer SPBU Kalianget menyembunyikan" 

Sedangkan di SPBU Kalianget  tiap hari ada petunjuk solar kosong, akhirnya pengguna jasa yang menggunakan bahan bakar solar salah satunya  Mobil truk dengan angkutan berat.

Sementara, dalam pantauan di lapangan SPBU Kalianget, pihak SPBU lebih mengutamakan kepentingan jerigen yang sudah tersimpan di areal SPBU Kalianget, dari pada pengguna transportasi  darat yang bermuatan berat tersebut.

Dengan hal tersebut, dikatakan Sarkawi, pihaknya mencurigai adanya dugaan nelayan kepulauan hanya dijadikan bemper untuk mendapatkan program BBM jenis solar bersubsidi.

"Setelah mendapat informasi adanya dugaan penyalahgunaan pendistribusian BBM, baru saya melakukan klarifikasi terhadap agen perahu yang mengatur muatan untuk ijin berlayar yang dikeluarkan oleh Syahbandar melalui agen berinisial A, namun, pihaknya, juga keberatan untuk memberikan lampiran rekom yang disertai dengan pas kecil tersebut"

Sarkawi, mengaku tidak memiliki kepentingan dalam hal ini, hanya memiliki peran untuk membantu masyarakat banyak terutama para nelayan untuk mendapatkan solar sebagai kebutuhan pokok dalam usahanya.

"Intinya, saya hanya ingin pendistribusian BBM jenis solar bersubsidi yang diajukan oleh pemohon betul betul dirasakan oleh nelayan bukan sebaliknya untuk kepentingan perusahaan ini jelas melanggar aturan yang berlaku"

Untuk itu Sambungnya, pihaknya meminta kepada Dinas kelautan dan perikanan (DKP) Kabupaten Sumenep, untuk tidak diam dan melakukan kroscek terhadap UPT perikanan yang ada di kecamatan pasongsongan.

"Apakah semua pengajuan yang mencatut nama nelayan sesuai dengan nama yang tercantum dalam pas kecil tersebut". Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…