Kadin Soalkan Praktik Pungli Hambat Masuknya Investasi ke Daerah-daerah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi. SP/ JKT
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Maraknya praktik pungutan liar atau pungli yang masih sering terjadi di daerah-daerah Indonesia dinilai penyebab penghambat masuknya investasi ke daerah-daerah. Pungli tersebut dilakukan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan dirinya sebagai sebuah LSM. 

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengungkapkan jika pungutan ilegal ini berimbas pada naiknya biaya-biaya yang dikeluarkan oleh pengusaha saat hendak berinvestasi di sebuah daerah. 

Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi mengatakan, hal tersebut akan turut berdampak pada turunnya kemudahan berusaha atau ease of doing business dan investasi yang masuk ke wilayah tersebut. 

“Mereka [oknum] itu menghalalkan pungli di daerah-daerah, kalau kita istilahnya itu under the table,” jelasnya, Kamis (11/01/2024).

Ia menilai banyak aksi 'under table' atau pelicin di luar jalur resmi yang ditarik oknum dari pengusaha. Lebih lanjut, menurutnya praktik ini banyak terjadi di luar Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya masalah ini harus menjadi perhatian pemerintah pusat.

"Mereka menghalalkan, kalau kita istilahnya under table. Itu selalu banyak. Hal-hal yang menurut kita itu adalah kebijakan pusat, tidak perlu lagi ada tanda kutip, tambah-tambah sesuatu," katanya.

Di sisi lain, Diana juga menyebut pemerintah pusat sebenarnya sudah membuat regulasi yang mempermudah masuknya investasi dan pembukaan usaha di daerah-daerah. Namun, dia menilai pemerintah daerah belum melakukan penyelarasan regulasi atau justru membiarkan praktik pungli ini terus berjalan. 

Padahal, dia mengatakan pembukaan usaha atau masuknya investasi di daerah akan menimbulkan pertumbuhan ekonomi yang optimal di wilayah tersebut. Hal ini karena meningkatnya kegiatan ekonomi dan terserapnya tenaga kerja lokal di sebuah daerah.

“Kita tidak mungkin membawa tenaga kerja dari pusat, pasti masyarakat di daerah yang menikmati ini. Tetapi, kami melihat belum semua pemda mendukung investasi masuk, salah satunya dengan membiarkan praktik pungli berlanjut,” ujar Diana. 

Menurut Diana, pengusaha masih merasa bisnis di daerah tidak sebaik DKI Jakarta. Ia mengamati perizinan berusaha di DKI Jakarta sudah mengikuti sistem.

“Harapannya bahwa ke depan pemerintah pusat harus betul-betul perhatikan kebijakan dari pemerintah daerah yang dikeluarkan walaupun otonomi daerah. Ini sangat mengganggu sehingga tidak mungkin Indonesia menjadi besar kalau daerahnya tidak didukung,” sambungnya. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…