Lahan Tebu Liar Seluas 1.500 Hektar di Blitar Dialihfungsikan Jadi Hutan Lindung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Lahan tebu liar di Blitar yang akan dialihfungsikan menjadi hutan lindung. SP/ BLT
Ilustrasi. Lahan tebu liar di Blitar yang akan dialihfungsikan menjadi hutan lindung. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lahan tebu liar seluas 1.500 hektar di wilayah hutan milik Perum Perhutani KPH Blitar telah direboisasi menjadi tanaman pohon berkayu yang nantinya akan dialihfungsikan menjadi hutan lindung di Kabupaten Blitar.

Administratur Perum Perhutani KPH Blitar, Muklisin mengatakan, jika sejatinya hutan lindung tidak boleh dialihfungsikan sebagai lahan untuk perkebunan tebu, sehingga Perum Perhutani KPH Blitar akan menghentikan praktik alih fungsi lahan tebu di area hutan lindung.

“Lahan yang sebelumnya untuk tebu perlahan kini telah kami bongkar bersama masyarakat dan mulai beralih komoditi,” jelasnya, Kamis (11/01/2024).

Sementara itu, diketahui untuk total lahan tebu liar yang berada di wilayah hutan milik Perum Perhutani KPH Blitar mencapai 11.610 hektar. Dari jumlah tersebut, ternyata 1.500 hektar lahan tebu liar yang digarap oleh masyarakat dan para “Sultan” berada di area hutan lindung.

Kedepan, para penggarap dan “sultan” akan dilarang untuk menanam kembali tanaman tebunya di area hutan lindung. Sementara lahan tebu liar seluas 1.500 hektar itu pun akan diganti oleh Perhutani Blitar dengan tanaman buah berkayu.

“Contoh yang di area KPS Oro-oro Masjid yang ada di Kepek, Blitar itu, posisi saat ini sudah ada pohon buah berkayu dan tebunya juga sudah dibongkar,” imbuhnya.

Sebelumnya Perum Perhutani KPH Blitar menyebut bahwa praktik bisnis tebu liar ini merugikan negara hingga Rp 38 miliar. Bukan hanya itu praktik alih fungsi hutan lindung menjadi area tebu liar ini juga merusak ekosistem. Sehingga dampaknya sumber mata air di sekitar lingkungan hutan menjadi berkurang, serta adanya banjir dan erosi yang terjadi hampir setiap tahun.

“Ini program ini akan terus kami lakukan secara bertahap karena luasannya memang cukup banyak, dan namun akan terus kami lakukan sehingga fungsi hutan secara ekologi berangsur-angsur pulih,” tegasnya.

Tak hanya itu, bertumbuhnya jumlah penduduk serta kurangnya lapangan kerja membuat, sebagian masyarakat desa memilih untuk bertani tebu meski di lahan Perhutani. Oleh karenanya, lebih lanjut, kini Perhutani Blitar akan menanam buah berkayu, nantinya hasil dari tanaman tersebut bisa diambil dan dimanfaatkan juga oleh masyarakat.

“Mayoritas masyarakat menerima dan kami juga memberikan solusi agar mereka tetap bisa mendapatkan hasil dari hutan ini, makanya selalu kami libatkan warga ini,” tutupnya. blt-01/dsy

Berita Terbaru

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…