Jelang Akhir Masa Jabatan, Jokowi Desak Nadiem Makarim Tambah Anggaran Pendidikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri acara Konvensi Kampus XXIX dan Temu Tahunan XXV Forum Rektor Indonesia (FRI) 2024, di Graha UNESA, Surabaya, Senin (15/01/2024). SP/ AINI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri acara Konvensi Kampus XXIX dan Temu Tahunan XXV Forum Rektor Indonesia (FRI) 2024, di Graha UNESA, Surabaya, Senin (15/01/2024). SP/ AINI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mendorong Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, meningkatkan anggaran pendidikan untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia agar punya daya saing di kancah Internasional.

Terpantau, Nadiem yang berada duduk bersama jajaran elite kabinet pada acara Konvensi Kampus XXIX dan Temu Tahunan XXV Forum Rektor Indonesia (FRI) 2024, di Graha UNESA, Surabaya, Senin (15/01/2024), hanya terlihat senyum tipis mendengarkan keluhan dari orang nomor satu di Indonesia itu.

Jokowi mengungkapkan kekhawatirannya terkait besarnya anggaran pendidikan yang masih dianggap kecil dibandingkan negara lain di ASEAN.

"Bisa kita lihat APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) pendidikan dari tahun 2009 sampai 2024 saja hanya Rp6,4 triliun. Sedangkan, dana abadi LPDP sampai 2023 capai Rp139 triliun," kata Jokowi, di hadapan ratusan peserta Forum Rektor Indonesia (FRI) 2024, di Graha UNESA, Surabaya, Senin (15/01/2024).

Dengan penambahan anggaran, Jokowi berharap mampu meningkatkan pendidikan sehingga mampu cetak SDM berkualitas dan lebih maju.

Selanjutnya, ia menyoroti tentang tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia dalam menghadapi bonus demografi lima hingga sepuluh tahun mendatang.

Menurutnya Indonesia masih tertinggal dengan negara tetangga. Ia pun menyampaikan pengalamannya saat berkunjung ke Filipina, Vietnam, dan Brunei, di mana ia mencatat peran penting perguruan tinggi dan lembaga riset dalam mencetak SDM unggul.

"Perguruan tinggi juga punya tugas mulia, yakni dengan menjadi lembaga riset karena memiliki dosen yang sangat banyak. Baik itu S1, S2, S3 dan juga tenaga peneliti, serta puluhan ribu mahasiswa untuk pengembangan iptek kita dan berinovasi untuk memecahkan masalah-masalah bangsa," lugasnya. 

Dalam konteks ini, Jokowi menyoroti keberhasilan China dan India yang mampu melahirkan generasi unggul melalui fokus pada keilmuan seperti kecerdasan buatan (AI), robotika, dan inovasi lainnya.

"Sumber daya manusia yang unggul akan menjadi kunci keberhasilan kita menghadapi bonus demografi. Kita perlu mempersiapkan SDM yang kuat, inovatif, dan memiliki kualitas tinggi," ungkap Jokowi.

Sementara itu Dalam konteks ini, Jokowi juga menekankan pentingnya peningkatan investasi pada riset dan teknologi. Tentunya, perlu peran lembaga pendidikan tinggi sebagai lembaga riset yang harus diperkuat. 

Oleh karena itu, Jokowi memerintahkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk berkolaborasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam mengidentifikasi tantangan dan peluang serta memberikan solusi inovatif.

Menanggapi tantangan global ini, Menteri Nadiem Makarim ditekan untuk memperbesar anggaran pendidikan. Meskipun Jokowi menyadari bahwa proses ini tidak instan, namun ia menegaskan bahwa peningkatan anggaran pendidikan harus dimulai segera.

"Kita memiliki peluang besar untuk mengubah ekonomi kita dengan teknologi seperti smart farming dan analitika cepat. Jangan sampai kita terjebak jika tidak bisa memanfaatkan bonus demografi dengan baik," tambahnya.

Dengan rencana penambahan anggaran riset dan pengembangan ini, Jokowi mendesak kepada Nadiem melakukan penambahan anggaran. Jika anggarannya sudah di tambahkan pada tahun ini, maka presiden baru akan melanjutkan.

"Perguruan tinggi dan riset harus betul-betul diperkuat. Pak nadiem, anggarannya tolong diperbesar tidak ada apa apa dimulai tahun ini, ganti presiden. Mau tidak mau pasti melanjutkan. Entah itu 01, 02 atau 03, yang akan menjabat" tandasnya. ain

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…