Tren Belanja Daring Makin Hype, YLKI: Harus Cermat saat Bertransaksi Digital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tren Belanja Daring Makin Hype, YLKI: Harus Cermat saat Transaksi Digital
Tren Belanja Daring Makin Hype, YLKI: Harus Cermat saat Transaksi Digital

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tren penjualan hingga belanja daring secara live semakin marak. Selain tidak perlu keluar jauh, para konsumen hanya tinggal berinteraksi dan belanja secara daring, sehingga hal itu diyakini lebih efektif dan efisien di segala sisi, terutama waktu.

Kendati demikian, Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Agus Suyatno menilai konsumen perlu meningkatkan kewaspadaan dalam aktivitas belanja daring tersebut. 

Selain itu, perlu adanya pihak ketiga yang menjadi jembatan dalam melindungi konsumen jika terjadi persoalan transaksional. Dengan adanya pihak ketiga tersebut, maka akan terdapat mekanisme penangguhan pembayaran yang akan melindungi dana konsumen, terutama data pribadi.

"Konsumen harus cermat memilih platform yang menyediakan keamanan dalam bertransaksi. Konsumen juga perlu berhati-hati terhadap data diri. Dalam konteks transaksi digital, data diri menjadi salah satu kekayaan yang wajib dijaga oleh konsumen," kata Agus, Rabu (17/01/2024). 

Lebih lanjut, agus menuturkan jika pemerintah juga wajib menjamin memberikan lapangan persaingan usaha yang sehat antara pasar digital dan tradisional dan tidak ada lagi kebijakan yang diskriminatif, termasuk bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Agus menilai hal ini krusial bagi keberlangsungan usaha dan juga keamanan data diri masyarakat. Sehingga, pihaknya ikut mendorong pemerintah memiliki regulasi yang mampu menjawab persoalan dan tantangan terhadap tren penjualan daring yang kian marak di masyarakat.

"Pemerintah wajib menegakan aturan yang berkaitan dengan tata kelola transaksi digital, perlindungan data pribadi, mencegah model pemasaran yang berpotensi predatory pricing, dan mencegah konten pemasaran dengan konten-konten negatif," kata Agus. jk-02/dsy

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…