Siap-siap! Pertalite Bakal Dihapus Tahun Ini, Bakal Diganti Pertamax Green 92

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 18 Jan 2024 10:52 WIB

Siap-siap! Pertalite Bakal Dihapus Tahun Ini, Bakal Diganti Pertamax Green 92

i

Ilustrasi. Pertamina. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait wacana Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite dihapus tahun 2024 ini dan akan diganti menjadi Pertamax Green 92 dengan campuran bioetanol.

Namun, pada 2024 ini, konsumsi jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite bakal dibatasi. Dalam pelaksanaannya pun juga masih menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014. 

Meski saat ini isu Pertamax Green sebagai calon pengganti Pertalite beredar kencang. Namun, saat ini bahan bakar tersebut masih dalam proses pengkajian.

Disisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memastikan tidak ada rencana untuk menambah subsidi untuk BBM jenis RON 92. Ia juga tak menjawab apakah nantinya subsidi yang sebelumnya diberikan untuk BBM jenis Pertalite akan dialihkan ke Pertamax Green 92.

"Nggak ada tambahan subsidi. Ongkosnya dari mana?" katanya, Kamis (18/01/2024).

Ia menilai pemanfaatan etanol untuk produksi BBM sejatinya merupakan sesuatu hal yang cukup bagus. Namun, campuran etanol untuk produksi BBM juga akan berdampak pada peningkatan biaya produksi di Kilang. "Bagus, tapi biaya naik siapa yang mau bayar?" ujar Arifin.

Pertamax Green 92 ini dinilai memiliki kadar oktan yang memenuhi syarat ramah lingkungan. Itu berarti, produk ini bisa menekan emisi karbon dan menekan impor gasoline. Produk ini pun dianggap menjadi salah satu solusi pemakaian bahan bakar yang ramah lingkungan.

Benny Fajarai, Co-Founder dan CMO Lifepal.co.id, marketplace asuransi mengungkap beberapa kelebihan dari Pertamax Green ini. Yang pertama, tentunya ramah lingkungan. Pertamina rencananya merilis Pertamax Green 92 pada tahun ini. Hal ini juga sejalan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), di mana nilai oktan bensin yang boleh beredar minimal 91 (RON 91).

Yang kedua, Pertamax Green ini sendiri dinilai lebih irit serta dianggap mampu meningkatkan performa mesin. Variasi campuran bahan bakar adalah E0 (100% bensin), E15 (85% bensin + 15% etanol) dan E20 (80% bensin + 20% etanol). Etanol yang digunakan memiliki kemurnian 96%, 4% mengandung air.

Data yang diambil untuk menentukan performa bahan bakar pada mesin adalah daya, konsumsi udara, konsumsi bensin, BMEP, dan emisi (CO dan HC). 

Berdasarkan hasil pengujian adanya penambahan etanol pada bensin akan meningkatkan performa mesin dan sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar.

Dan yang terakhir Pertamax Green dinilai sesuai dengan rekomendasi. Memakai BBM tepat sesuai nilai RON-nya dapat membuat pembakaran mesin kendaraan lebih baik dan sempurna, sehingga membantu menurunkan kualitas emisi gas buang.

Sementara itu diketahui, terdapat tiga jenis produk bensin dan ramah lingkungan, yakni Pertamax Green 92, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo (RON 98). jk-03/dsy

Editor : Desy P.

BERITA TERBARU