Pembuang Bayi Perempuan di Blitar Adalah ABG 17 Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bayi kini diserahkan ke pihak keluarga untuk diasuh. SP/Lestariono
Bayi kini diserahkan ke pihak keluarga untuk diasuh. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi atas temuan bayi perempuan yang dibuang di pekarangan depan rumah milik Ibu Siti Qomariah ternyata pelaku pembuang bayi adalah tetangganya sendiri, kini kasus masih dalam didalami oleh Unit PPA Satreskrim Polres Blitar Kota.

Untuk keselamatan, si bayi perempuan tersebut pihak oleh polisi diserahkan kepada keluarga (orang tua si ABG sebut saja Gendis 17 yang melahirkan sekaligus membuangnya.)

Hal itu disampaikan oleh Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar lewat Kasubsi Humas Aipda Supriyadi pada wartawan pada Minggu (20/1).

"Setelah bayi perempuan dalam perawatan di Puskesmas Srengat, untuk menjaga kesehatan dan perawatan selanjutnya, pada Sabtu (20/1) malam dilakukan penyerahan bayi itu kepada pihak keluarganya yang disaksikan pihak Polsek Srengat dan pihak-pihak terkait termasuk ibu yang menemukan pertama kali juga ketua RT dan perangkat kelurahan Kauman," kata mantan anggota Reskrim ini.

Untuk diketahui pada Jumat (19/1-24) dini hari sekitar pukul 01.30 ditemukan bayi perempuan tanpa dililit kain selembar pun di pekarangan rumah Ibu Siti Qomariah di Kelurahan Kauman Kec Srengat Kab Blitar. Setelah dilaporkan ke Polsèk Srengat langsung bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Srengat guna perawatan, saat ditemukan bayi yang berbobot 2,9 Kg dengan panjang 43 Cm badannya penuh lumuran tanah dan darah serta tali pusar masih menempel.

"Setelah pihak keluarganya sepakat dan bersedia menerima keadaan bayi perempuan itu langsung diserahkan untuk merawatnya, dan diserahkan pada Sabtu (19/124) malam di ruang puskesmas Srengat disaksikan beberapa warga selain Anggota Polsek Srengat, dengan dilakukan penandatanganan penyerahan bayi tersebut," terang Aipda Supriyadi.

Sementara Polisi telah menemukan diduga pembuang bayi itu, setelah diketahui pembuang bayi sebut saja Gendis, langsung petugas membawa ke RSUD Srengat karena kondisi kesehatan Gendis sangat drop setelah melahirkan sendiri, dan baru dipulangkan keluarganya pada Sabtu untuk perawatan.

"Sementara kondisi Gendis masih lemah dan perlu perawatan, kasus ini tetap ditindaklanjuti, untuk meminta keterangan Gendis, atas kasus itu," pungkas pria yang hobi musik ini. Les

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…