Harga Tiket Pesawat Mahal, Menparekraf: Dipicu Bahan Bakar dan Prapandemi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno. SP/ JKT
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan tanggapan terkait mahalnya harga tiket pesawat domestik selama sekitar sembilan bulan terakhir ini.

Menindaklanjuti hal itu, pihaknya sudah mengkoordinasikan hal itu dengan berbagai pihak. Mulai dari kementerian seperti Kementerian Perhubungan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta sektor swasta yakni maskapai penerbangan.

Sementara penyebab mahalnya harga tiket pesawat domestik dipicu tingginya harga bahan bakar serta ketersediaan armada pesawat di Indonesia yang belum kembali ke level prapandemi Covid-19.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, minimnya jumlah armada ini juga turut mempengaruhi kemampuan maskapai dalam menambah pelayanan penerbangannya. Sehingga berimbas pada minimnya ketersediaan kursi di tengah tren pemulihan jumlah penumpang.

“Disamping ini juga ada biaya bahan bakar yang semakin mahal serta biaya penunjang lainnya. Dampaknya ke pariwisata dan ekonomi kreatif tentunya akan negatif karena kita ingin (harga tiket pesawat) lebih terjangkau dan lebih banyak opsi ke destinasi wisata,” jelasnya, Selasa (23/01/2024).

Lebih lanjut, Sandi mengatakan jika lonjakan harga tiket pesawat saat ini sangat tinggi dibandingkan dengan masa pra pandemi. Bahkan, tiket pesawat termahal ada di rute-rute Indonesia Timur dan sejumlah destinasi wisata seperti Sumba.

Menurutnya, harga tiket yang optimal diyakini juga dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berwisata sehingga target pergerakan wisatawan nusantara dengan target rentang 1,2 miliar hingga 1,5 miliar pergerakan pada tahun ini dapat tercapai.

Oleh sebab itu, Sandi meminta agar masyarakat dan pelaku wisata tetap bersabar. Ia memastikan pemerintah tidak akan diam terhadap harga tiket penerbangan domestik yang tinggi.

“Saya pastikan pemerintah tidak tinggal diam terkait harga tiket ini. Kami akan berupaya secara maksimal untuk menekan biaya tiket pesawat domestik agar lebih terjangkau bagi para wisatawan,” pungkasnya. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…