Ngaku Punya Banyak Bekingan, Satria Mahathir 'Cogil' Bisa Tiktokan dan Dipenjara Cuma 13 Hari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satria Mahathir. SP/ JKT
Satria Mahathir. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini seleb TikTok, Satria Mahathir yang viral mendapat julukan ‘Cogil’ (Cowok Gila) mengaku punya bekingan setelah terlibat kasus hukum pengeroyokan anak pejabat DPR. Pasalnya, dirinya hanya dibui selama 13 hari, bahkan diketahui juga bisa membuat konten Tiktok di dalam penjara.

Hal itu terjawab saat Satria Mahathir menjadi bintang tamu di kanal Youtube Need A Talk yang dipandu Atta Halilintar. Sempat dibahas oleh Atta Halilintar, bahwa Satria sempat membuat konten TikTok saat berada di penjara. Artinya, Satria Mahathir mendapatkan akses untuk menggunakan ponsel di penjara.

"Katanya kamu di penjara bikin JJ (video jedag-jedug) TikTok?," kata Atta Halilintar, dilihat Rabu (24/01/2024).

"Sempat," jawab Satria Mahathir.

Atta Halilintar pun terheran-heran bagaimana Satria bisa menggunakan ponsel di dalam penjara.

"Maksudnya, kok kamu bisa bawa HP (handphone) ke penjara?," tanya Atta.

Satria Mahathir menolak menjawab pertanyaan tersebut, seolah sedang menutupi sesuatu. Putra dari almarhum Irjen Pol (Purn.) Dr. Yuskam Nur ini kemudian menyinggung soal privilege atau hak istimewa selama di penjara.

"Ah, aku nggak bisa jawab pertanyaan itu. Ngeri juga kan," ujar Satria Mahathir diiringi tawa.

"Aku tuh, gimana ya, privilege itu tetap berlaku, dan itu aku bukan satu-satunya (yang bawa ponsel)," ungkapnya.

Satria Mahathir lantas berdalih bahwa bermain ponsel adalah salah satu caranya membunuh rasa bosan.

"Tantangan di penjara itu kalau di dalam penjara itu cuma ngelawan rasa bosannya saja," ucapnya.

"Paling aku lihat-lihat berita dari Google, pakai (hp), sama scroll TikTok," pungkasnya.

Namun, Satria Mahathir merasa orang-orang yang berada di belakangnya itu masih memiliki power kendati sang ayah yang merupakan mantan jenderal polisi bintang dua kini telah meninggal dunia. bekingan pengganti almarhum ayahnya itu masih berkontribusi membantu sang Tiktoker yang dijuluki 'Cogil' ini.

"Intervensi dari banyak pihak pasti ada. Kita berempat, salah satu dari kita ini anak DPR juga kebetulan, Terbuktilah aku cuma bertahan 13 hari di penjara." ujar Satria Mahathir.

"Kebetulan papa aku udah meninggal, jadi power aku udah sedikit berkurang, tapi kan papaku bukan satu-satunya yang berpengaruh di hidupku," katanya.

Sebagai informasi, diketahui beberapa waktu lalu, Satria Mahathir terjerat kasus pengeroyokan bersama tiga rekannya terhadap RAT (16). Kasus tersebut terjadi pada 31 Desember 2023 pada acara malam pergantian tahun baru di kawasan Tiban, Sekupang, Batam.

Setelah melakukan perbuatan tersebut, Satria bersama tiga rekannya langsung diamankan polisi dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, setelah 13 hari mendekam dalam tahanan, kasus pengeroyokan Satria berakhir damai.

Ayah dari RAT yang merupakan anggota DPRD Kepri mengaku sudah memaafkan para pelaku, termasuk Satria. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Dwi Ramadhanto mengatakan kasus pengeroyokan itu telah diselesaikan dengan cara restorative justice oleh kedua belah pihak.

Namun, akibat pernyataan Satria Mahathir dalam Podcast bersama Atta Halilintar tersebut, kini aksi damai atas kasus pengeroyokan itu kembali tercoreng karena dirinya mengaku menggunakan bekingannya untuk menyelesaikan masalah. 

Mendengar pernyataan Satria Mahatrhir tersebut, sontak banyak warganet merasa yang diutarakan Satria justru menghancurkan citra kepolisian.

"Bangga? Miris banget! Jadi contoh buruk buat anak2 muda yg ga berpikir panjang," kata @eddysis***.

"Secara tdk langsung perkataan dia menjelekan nama Kepolisian yg ada di Wakanda," kata @khan***.

"Gak aneh, justru aneh kalo ada hukum yang berjalan sesuai hukum," kata @tidak_t***. jk-08/dsy

Berita Terbaru

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Informasi yang cepat diera digitalisasi harus disikapi dengan cara yang bijak, produk jurnalistik harus terus hadir secara persisi…

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah kongrit bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam mewujudkan infrastruktur jalan mulus terkoneksi antar wilayah, diganjar…

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memaknai Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur d…

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Skor kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Madiun meningkat dalam evaluasi nasional. Meski demikian, Bupati Madiun H…

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ubaidillah, menilai pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan …

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Setelah proses pembangunan jembatan selesai, kini kendaraan besar dapat kembali melewati Jembatan Buk Wedi di Kota Pasuruan mulai…