Pemkot Kediri Galakkan Penanaman Pohon

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penjabat (Pj) Wali Kota Kediri Zanariah (kanan) memberikan pohon ke pelajar dalam program penanaman pohon di Kediri, Jawa Timur.
Penjabat (Pj) Wali Kota Kediri Zanariah (kanan) memberikan pohon ke pelajar dalam program penanaman pohon di Kediri, Jawa Timur.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota (Pemkot)  Kediri secara intensif melakukan penanaman pohon baru sebagai upaya memperbanyak sumber mata air di wilayah setempat.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kediri Zanariah, mengemukakan pemkot berkolaborasi dengan berbagai pihak menggalakkan penanaman pohon dalam program ekspedisi penyelamatan mata air.

"Wilayah kota dan kabupaten Kediri ini diapit Gunung Kelud (1.731 meter di atas permukaan laut/mdpl) dan Pegunungan Wilis (2.563 mdpl) serta dilintasi Sungai Brantas berlimpah dengan banyak sumber mata air. Beberapa mata air tersebut ada yang dipergunakan untuk irigasi pertanian ada pula yang dikelola sebagai objek wisata," katanya, Rabu (24/1).

Program ini, kata dia, sudah berlangsung sejak tahun 2023 dan terus dilakukan hingga sekarang.

Ia mengatakan di Kota Kediri tercatat ada 27 mata air yang tersebar di 12 kelurahan. Hingga saat ini, lanjutnya, sumber mata air tersebut masih aktif dan dimanfaatkan oleh warga untuk keperluan sehari-hari.

Sebagai wilayah urban yang menjadi hub bagi daerah Mataraman, ditambah akan adanya Bandara Internasional Dhoho, kata dia, potensi pertumbuhan populasi dan aktivitas manusia di Kota Kediri akan semakin besar.

Hal itu, menurutnya, berdampak pada kebutuhan air untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga mata air perlu dilindungi dan dirawat.

Hal tersebut mencakup kebijakan pengelolaan air, pengendalian polusi, dan penanaman vegetasi di sekitar sumber air. Tujuannya jelas untuk menjaga kualitas dan menjaga aliran air yang bersih.

"Terlebih saat ini krisis iklim menjadi ancaman yang serius. Krisis ini menyebabkan anomali cuaca yang ekstrem. Kemarin kita rasakan El-Nino, tapi Alhamdulillah inflasi kita juga ketahanan pangan kita, tetap terjaga," katanya. 

Dengan semakin banyak penanaman pohon, kata dia, nantinya diharapkan sumber air juga semakin berlimpah sehingga kebutuhan masyarakat terhadap air pun juga tercukupi.

Lebih jauh Zanariah mengatakan perkembangan ekonomi dan teknologi yang cepat saat ini juga diikuti oleh kerusakan lingkungan, termasuk deforestasi, polusi udara, dan polusi air, yang merugikan alam dan manusia. Kd-01/ham

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…