Serahkan Bansos, Khofifah Terus Tekan Kemiskinan Ekstrem Hingga Cegah Pelaku UMKM Terjerat Rentenir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan berbagai bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di Desa Dlemer, Kecamat Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. SP/Biro Adpim Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan berbagai bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di Desa Dlemer, Kecamat Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. SP/Biro Adpim Pemprov Jatim

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan berbagai bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di Desa Dlemer, Kecamat Arosbaya, Kabupaten Bangkalan.

Diketahui, bantuan sosial itu berupa bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) dan bantuan kemiskinan ekstrem.

Jumlah penerima bantuan ASPD di Bangkalan sebanyak 52 penerima manfaat (PM) penyandang disabilitas, masing-masing menerima bantuan top up sebesar Rp250 ribu. Sehingga, total bantuan top up ASPD bagi warga Bangkalan yang bersumber dari PAPBD 2023 senilai Rp13 Juta.

"Bantuan top up ini merupakan tambahan dari bantuan ASPD yang semula diterima Rp3.600.000 per tahun. Di PAPBD 2023, kami tambahkan Rp250.000, sehingga masing-masing PM mendapatkan Rp3.850.000. Total anggaran yang disiapkan untuk top up ASPD sebesar Rp841.750.000 yang diberikan kepada 3.367 PM se-Jatim," kata Khofifah, dari keterangan yang diterima Surabaya Pagi, Kamis, (25/1/2024).

Lebih lanjut, menurut Khofifah, untuk bantuan sosial kemiskinan ekstrem diberikan kepada total 300 orang di Bangkalan kali ini.

Di Kabupaten Bangkalan sendiri, total penerima bantuan kemiskinan ekstrem perluasan PAPBD 2023 mencapai 4.135 PM. Masing-masing PM menerima bantuan sebesar Rp1.500.000 untuk modal usaha.

"Jadi total bantuan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bangkalan yang bersumber dari PAPBD 2023 sebesar Rp6.202.500.000. Dari PAPBD tahun lalu sendiri yang dianggarkan Pemprov Jatim mencapai Rp 19.782.000.000. Bantuan ini disalurkan kepada 13.188 PM se-Jatim," paparnya. 

Selain itu juga diberikan tali asih masing-masing 10 orang penerima Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (TAGANA).

Tak hanya itu, Khofifah juga menyerahkan zakat produktif kepada 100 orang pelaku usaha ultra mikro dan bantuan kepada 100 orang anggota Kelompok Tani Kedelai. 

"Kita berikhtiar memaksimalkan proses untuk bisa menjangkau pengusaha ultra mikro. Sedapat mungkin mereka bisa terbebas dari rentenir, maka kita memberikan zakat produktif. Mudah-mudahan manfaat dan Allah bukakan pintu-pintu kemudahan bagi kita semua," papar Mantan Menteri Sosial itu.

Selain itu, Khofifah juga berkesempatan membuka secara langsung pasar murah di Desa Dlemer, Kecamat Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Di pasar ini, beras medium dihargai Rp10.400/kg, lebih murah daripada harga di Kab. Bangkalan Rp11.000/kg maupun HET Rp10.900/kg.

Sementara Minyakita dihargai Rp13.000/liter di saat harga lokal Rp15.000/liter dan HET Rp14.000/liter, gula pasir seharga Rp14.000/kg dengan harga Bangkalan Rp. 16.000/kg dan HET Rp16.000/kg, sedangkan telur ayam ras Rp24.000/kg dengan harga lokal Rp25.333/kg dan HET Rp27.000/kg.

"Pasar murah ini sudah kita mulai 1 September yang lalu. Terus kita lakukan untuk mendekatkan daya jangkau masyarakat. Dan Alhamdulillah, beras premium paling murah itu ada di Jawa Timur," ucap Khofifah.

Khofifah juga berkesempatan membagikan telur dan beras untuk sejumlah kelompok masyarakat. Antara lain para lansia, ibu hamil, dan anak-anak.  

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan premium Pangan Badan Ketahanan Pangan Nasional, Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan Arief M. Edie beserta Forkopimda Bangkalan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Dra Restu Novi Widiani MM, serta segenap OPD di lingkungan Pemprov Jatim. Ain

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…