Viral! Bansos Beras Dikaitkan dengan Kegiatan Politik, Bulog: Kita Tidak Ikut-ikutan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau ketersediaan pasokan pangan beras di logistik Bulog. SP/ TGR
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau ketersediaan pasokan pangan beras di logistik Bulog. SP/ TGR

i

SURABAYAPAGI.com, Tangerang - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Bayu Krisnamurthi memastikan bahwa program bantuan pangan tersebut sudah sesuai dengan data yang ada, serta menegaskan jika tidak ada unsur muatan politik untuk kampanye pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Menurutnya, sebagai pelaksana dan penyalur, Bulog hanya memastikan bahwa setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bisa mendapatkan Bantuan Sosial (bansos) beras dan bisa dipertanggung jawabkan prosesnya. Sehingga, di setiap proses penyaluran bantuan pangan murni tidak ada atribut yang berkaitan dengan pemilu 2024.

“Bagi kami urusannya adalah KPM ini menerima 10 kg beras dan bisa kita pertanggungjawabkan prosesnya, kalau yang lain kita tidak ikut-ikutan,” kata Bayu Krisnamurthi.

Sementara itu, Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) Tangerang juga menyiagakan petugas sebagai langkah memperketat agar steril dari nuansa politis dengan mengaitkannya ke dalam kampanye salah satu calon.

"Pada proses pengemasan dilarang ada gambar yang bernuansa politis, baik Pilpres maupun partai politik dan caleg (calon anggota legislatif). Kemasannya standar Bulog," jelas Kepala Bulog Subdivre Tangerang, Omar Syarif di Tangerang, Minggu (04/02/2024).

Ia juga mengingatkan kepada pada pegawainya untuk berhati-hati dari bentuk yang bersinggungan dengan kegiatan politik. Terlebih lagi, pemantauan dilakukan secara rutin agar tidak tersusupi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sebagai informasi, program bantuan Beras Cadangan Pemerintah (BCP) yang disalurkan oleh Bulog merupakan upaya dan kebijakan Pemerintah tahun 2024 ini untuk mengurangi krisis pangan dan masih mahalnya harga beras di pasaran imbas fenomena kemarau panjang beberapa waktu lalu.

Sedangkan ramainya bantuan beras dikaitkan dengan kegiatan politik lantaran sebelumnya, beredar ramai foto beras Bulog yang ditempeli stiker salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden melalui postingan di salah satu sosial media (medsos).

Dalam unggahan itu, produk beras yang dibagikan kepada masyarakat, merupakan bagian dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Hal tersebut pun menuai komentar berbagai kalangan. tgr-01/dsy

Berita Terbaru

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Koordinator Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyatakan akan mengungkap nama-nama pejabat serta pihak s…

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…