Isu Sabotase

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 04 Feb 2024 20:48 WIB

Isu Sabotase

Bus Carteran untuk Muat Relawan 03 dan 01 Dibatalkan Mendadak

 

Baca Juga: Sandiaga Uno: Konser Ed Sheeran Ditarget Mampu Dongkrak Ekonomi RI Rp 100 Miliar

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Salahuddin Uno, meminta para relawan Ganjar-Mahfud, tidak berlarut dengan kekecewaan, terlebih soal adanya isu sabotase. Dia berharap agar para relawan tetap bersemangat.

"Jadi kita jangan terlalu berkeluh kesah memperpanjang perdebatan ini. Kita tetap semangat menuju GBK bersama-sama dengan kendaraan apapun itu. Bisa jalan kaki, bisa kendaraan motor pribadi tapi yang terpenting kita suarakan PPP mengusung persatuan menjemput kemenangan," harap Sandiaga, Sabtu (3/2).

Terpisah, Wakil Deputi Kinetik Teritorial Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Adian Napitupulu mengecam sabotase yang dilakukan terhadap perusahaan otobus (PO) bus yang akan mengangkut massa pendukung Ganjar-Mahfud ke konser sekaligus kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada Sabtu (3/2/2024) kemarin.

Menurutnya, kampanye akbar merupakan perintah negara dalam rangkaian tahapan pemilihan umum (pemilu), oleh karena itu tidak boleh dihalangi oleh siapa pun.  "Ini perintah dan keputusan negara. Tak boleh ada pihak yang dengan sengaja menghalangi kehendak rakyat di satu sisi, dan keputusan negara di sisi lain," kata Adian Napitupulu dalam konferensi pers di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, sebelum kampanye akbar.

Demikian juga, Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan bahwa pihaknya kesulitan menghubungi perusahaan otobus (PO) untuk mengantarkan pendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD menghadiri acara konser "Salam M3tal" yang digelar pada Sabtu (3/2/2024) di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Andi Gani tidak mengetahui apakah kejadian ini telah direncanakan oleh pihak-pihak tertentu untuk menghalangi kehadiran massa dalam acara konser tersebut.

"Teman-teman buruh di Tangerang, Bekasi, dan Bogor, yang kesulitan menghubungi PO-PO bus untuk berangkat ke GBK," katanya.

Menurut Andi Gani, salah satu solusinya adalah para buruh datang menggunakan sepeda motor.

"Mari kita jadikan Pemilu sebagai momentum untuk menguji semua pihak mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Kontestasi pemilu bukan sebatas pesta pembagian paket sembako gratis atau aksi bagi-bagi uang, namun sarana mewujudkan demokrasi dan konstitusi yang lebih tangguh," kata Sekretaris Tim Koordinator Relawan Pemenangan Pemilu (TKRPP) Ganjar-Mahfud Kabupaten Pangandaran Syamsul Maarif, Jumat malam

 

Tim Anies juga Alami

Hal sama dialami xalon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan. Sampai Minggu (4/3) kabar yang menyebutkan soal sabotase terhadap bus carteran masih jadi bahasan tim AMIN. Bus dari beberapa PI  hendak dicarter simpatisan Anies-Muhaimin untuk hadir di kampanye akbar di Jakarta Internasional Stadium (JIS) pada (10/2) , minggu depan,

Menurut Anies, dirinya sudah menerima laporan bahwa ada pembatalan sepihak dari pihak penyedia jasa bus yang akan mengangkut massa untuk kampanye akbar itu.

Terpisah, calon waki presiden (cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meminta agar pihak penyedia jasa bus tak melakukan pembatalan secara sepihak.

Pasalnya, agenda pada 10 Februari mendatang itu merupakan kampanye nasional.

"Ini agenda kampanye. Artinya agenda pemilu. Tolong saling bahu membahu. Bus-bus yang membatalkan, tolong jangan dibatalkan, ini bagian dari agenda nasional," tutur Cak Imin.

"Jangan takut. Saya akan backup bus-bus yang dapat ancaman, kepada masyarakat ayo kita lancarkan semua proses. Saling hormati dan kalau ada hambatan kita harus melakukan langkah-langkah cerdas dan waspada," tegasnya.

Baca Juga: Hak Angket, Mungkinkah Terealisasi di DPR?

Sebelumnya, kabar soal bus relawan Anies-Muhaimin yang akan berangkat ke JIS dibatalkan diungkapkan oleh politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera lewat ungganan di akun media sosial X @MardaniAliSera.

"Saya bertemu byk orang, mereka akan hadir pd kampanye Akbar di JIS, namun bis di cancel dan menolak di sewa. Gerakan perubahan tidak terbendung, masyarakat akan Longmarch jalan kaki menuju JIS," tulisnya pada  Minggu kemarin .

 

Koordinasi dengan Simpul Relawan

Sandiaga Salahuddin Uno, kaget dengan viralnya sejumlah Perusahaan Otobus (PO) yang membatalkan pesanan relawan PDIP dan PPP secara sepihak. Sandiaga menyebut masalah itu sudah bisa diatasi.

Bus yang dipesan itu hendak ditumpangi para relawan untuk menghadiri Kampanye Akbar Capres-Cawapres, Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabtu (3/2/2024). Ketua Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud itu mengungkapkan masalah telah terselesaikan.

Sandiaga menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan simpul-simpul relawan dan mengimbau mereka untuk saling bergotong royong.

"Kami sudah bisa mengatasi karena beberapa PO bus itu membatalkan sepihak, tadi kita melakukan koordinasi untuk simpatisan PPP menggunakan kendaraan bermotor sendiri, pribadi dan kita saling bergotong-royong," tambah Sandiaga Uno .

 

Alumnus UI Dukung Ganjar

Baca Juga: Ditemukan Selisih Jumlah Suara, 21 TPS di Jombang Lakukan Perhitungan Ulang

Sejumlah alumnus Universitas Indonesia (UI) menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md pada Pilpres 2024. Pernyataan dukungan itu dihadiri langsung oleh Ganjar-Mahfud.

Acara bertajuk 'Alumni UI bersama Ganjar-Mahfud' itu digelar di Atrium One Belpark Mall, Jakarta Selatan, Sabtu (3/2/2024).

Pernyataan dukungan dan harapan itu dibacakan oleh dua perwakilan UI, yakni Gridanya Medha Laidha, alumnus FH UI tahun 2015-2019, dan Muhammad Syaeful Mujab, alumnus FISIP UI tahun 2013-2018.

Turut hadir di lokasi, Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Arsjad Rasjid, Dewan Penasihat TPN Yenny Wahid, Deputi Bidang Hukum TPN Todung Mulya Lubis, caleg dari PDIP Elfonda (Once) Mekel.

Ganjar mengaku senang mendapat dukungan alumni universitas ternama itu. Namun, sebelum itu, Ganjar sempat bergurau dengan para pendukungnya.

"Ibu Bapak yang saya hormati, semuanya sebagian besar pakai kaus kuning. Saya tadi kaget pas mau masuk, kayaknya warna ini nggak dukung saya, tapi kali ini berbeda karena ini pasti insyaallah dukung Ganjar-Mahfud," kata Ganjar.

"Hari ini kami senang karena para intelektual mulai keluar dari kampus, mulai menyuarakan suaranya dengan sangat jernih, dan punya kemauan yang kuat untuk mengawal jalannya Reformasi. Tentu kita semua tidak mau berjalan reformasinya bengkok atau dibengkokkan," lanjutnya.

Ganjar meminta para pendukung berani menyuarakan pendapatnya, termasuk menyangkut hal-hal untuk menegakkan demokrasi.

"Mari kita tempatkan demokrasi ini pada arasnya dan berikan kepada rakyat seluruh hak yang dimiliki untuk menentukan nasib republik ini," harap Ganjar. n jk/erc/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU