Kandang Banteng di Surabaya, Ditumbangkan Anak Jokowi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Diluar dugaan, hingga pukul 20:00 WIB, hasil real count dari KPU RI untuk Kota Surabaya, justru kalah cukup telak dari paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran. Kandang Banteng ini ditumbangkan anak Jokowi.

Padahal pada Pilpres tahun 2019 lalu, PDIP yang mengusung Jokowi-Ma'ruf Amin menang telak hingga 70,16 persen. Sementara, baik pilkada Jatim dan pilkada Surabaya, biasanya kandang 'banteng' selalu unggul.

Kini, di beberapa TPS di tempat rumah Wali Kota Eri Cahyadi dan Tri Rismaharini, Ganjar-Mahfud pun tumbang.

Dikutip Surabaya Pagi dari laman pemilu2024.kpu.go.id, Rabu (14/2/2024), pukul 20:00 WIB untuk Kota Surabaya, hasil sementara dipimpin paslon 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dengan 57,19 persen atau 17.342 suara. Kemudian disusul paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan 24,21 persen atau 7.347 suara dan paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 18,58 persen atau 5.634 suara.

Hingga pukul 20:00 WIB, baru masuk 561 TPS dari 8167 TPS atau sekitar 6,87 persen. Dengan total sebaran suara yang masuk dalam data KPU yakni 30.323 suara.

 

Rumah Eri Keok

Seperti contoh, kekalahan Ganjar-Mahfud di kandang Banteng ini terlihat dari TPS rumah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, yang tak lain jurkam Ganjar-Mahfud. Bahkan, Ganjar-Mahfud dikalahkan paslon 01 Anies Baswedan-Cak Imin (AMIN).

Penghitungan surat suara presiden dan wakil presiden di TPS 35 Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya yang berlangsung mulai pukul 14.20 hingga 15.00 WIB itu, mencatatkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) unggul dari dua paslon lain.

Rinciannya, paslon nomor urut 01 AMIN 121 suara, disusul paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 62 suara, dan terakhir paslon nomor urut 03 Ganjar-Mahfud MD 24 suara.

“Jumlah daftar pemilih tetap di TPS 35 ada 230 DPT ketambahan 5 pemilih,” ujar Hetti Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 35 Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan singkat, Rabu (14/2/2024).

 

Kandang Risma Kalah

Sementara tingkat partisipasi pemilih di TPS tempat Eri memilih ini, mencapai 207 orang dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 235 orang. Semua surat suara pemilih, dinyatakan sah dan masuk dalam penghitungan. “Untuk kertas suara tidak sah tidak ada,” tandasnya.

Sama halnya juga di TPS rumah Menteri Sosial Tri Rismaharini, yang juga kader PDIP, pengusung Ganjar-Mahfud. Dengan nama besar Risma dan PDIP, tak membuat suara Ganjar-Mahfud melonjak. Paslon 03 Ganjar-Mahfud justru keok oleh suara Prabowo-Gibran.

Ini terjadi di TPS 30 Balai RW VI Jajartunggal Surabaya. Devi Pratiwi, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 30 menyebut, hasil penghitungan suara, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, unggul dengan 94 suara dari Ganjar-Mahfud.

Urutan kedua, baru Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dengan 66 suara. Sementara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar paslon nomor urut 01 dengan 39 suara.

Suara ini dihitung dari 100 persen orang dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) TPS itu, yakni 200 pemilih.

Kemudian wilayah yang dikenal dengan kandang Banteng yakni Tambaksari, Gubeng, Genteng, Jambangan, Sawahan, Tandes suara Ganjar-Mahfud juga tumbang. Di wilayah kecamatan tersebut, Prabowo-Gibran mendominasi.

Seperti di wilayah Gubeng, khususnya di TPS Gubeng Airlangga gang V, yang menjadi basis kuat abangan PDIP, juga suara Ganjar-Mahfud kalah telak. Bahkan, Ganjar-Mahfud kalah dari Anies-Cak Imin.

"Heran... Ini suaranya Prabowo telak banget disini (Gubeng Airlangga V), mas. Ganjar dan AMIN jauh.. Malah Ganjar kancrit (paling buncit)," ujar Eko Priwidodo RT 09 Gubeng Airlangga V.

Saat penghitungan suara pun, lanjut Eko, banyak yang kaget wilayah Gubeng Airlangga yang biasa menjadi basis pendukung PDIP, paslon yang diusung partai berlambang banteng itu harus kalah.

Sementara, di Surabaya, suara untuk Ganjar-Mahfud yang signifikan hanya unggul di dua daerah, yakni Dukuh Pakis dan Sukomanunggal. ril/rmc

Berita Terbaru

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Siswa Siswi SMPN 1 Jabon Kabupaten Sidoarjo kelas 9 berangkat ke Yogjakarta untuk mengikuti kegiatan ODL (Outdoor Learning) pada…

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…