Sowan Politik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam pidato "kemenangan" versi quick count oleh capres Prabowo-Gibran di Istora Senayan Jakarta, Rabu (14/2), putra sulung Jokowi, umumkan akan sowan ke paslon Anies dan Ganjar.

Kini, niat Gibran sowan ke AMIN, dipertanyakan oleh Juru Bicara Timnas AMIN Mustofa Nahrawardaya.

Mustofa mempertanyakan tujuan sowan itu untuk apa? Ia minta Prabowo-Gibran, hormati proses demokrasi sehormat-hormatnya. Pertimbangannya belum ada pernyataan dari KPU pemenang Pilpres 2024. Mustofa, minta Gibran, membedakan antara urusan keluarga dengan urusan politik. Maka ia bertanya tujuan sowan dalam rangka urusan sosial kekeluargaan atau urusan politik?

Sedangkan paslon Ganjar-Mahfud Md, belum merespon keinginan Gibran.

 

***

 

Dalam budaya jawa istilah sowan terkait tata krama dan etika.

Sowan merupakan bahasa Jawa yang berarti berkunjung. Tetapi dalam masyarakat Islam-Jawa, Sowan merupakan perilaku dengan konteks pesantren, yakni budaya berkunjung atau berpamitan ke-ndalem rumah Kyai.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI) sowan adalah menghadap kepada orang yang dianggap harus dihormati, seperti raja, guru, atasan dan orang tua. Sowan pula dapat diartikan berkunjung.

'Sowan' adalah istilah bahasa Jawa yang digunakan untuk menyebut suatu kegiatan umat Islam. Sebenarnya, apa arti sowan? Lalu, apa alasan seseorang melakukan sowan?

Sowan merupakan tradisi yang telah ada sejak ribuan tahun lalu. Kegiatan ini kerap dilakukan oleh masyarakat Indonesia, khususnya penduduk pulau Jawa.

Sowan biasanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan spiritual seseorang. Oleh karenanya, sowan lazimnya dilakukan kepada kyai atau tokoh agama.

Apakah Gibran, ingin sowan ke Anies dan Ganjar, berniat untuk meminta petuah atau petunjuk? Apakah Gibran menganggap Anies dan Gajar sebagau orang yang memiliki kebijaksanaan atau status sosial tinggi. Walahualam .

 

***

 

Sebagai orang jawa yang selama ini dikritik tak punya etika, akal sehat saya berbisik keinginan Gibran itu masuk dalam dimensi sowan politik.

Pertama, diucapkan dalam pidato politik kemenangannya versi quick count? Kedua, itu diucapkan di depan publik. Ketiga, orang yang akan dikunjungi adalah kompetitornya. Keempat baik Anies maupun Mahfud, bukan guru dan kyai. Kelima, saat Gibran, mau menyeberang diluar garis PDIP, nasihat Ganjar, diabaikan.

Lalu, apa makna pernyataan Gibran setelah "menang" pilpres 2024 versi quick count? Apa Gibran, mau meminta nasehat politik pragmatis atau etika berpolitik santun?

Akal sehat saya berkata, sowan kultural rencana kunjungan Gibran, belum tentu dapat memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi bangsa ini? Akat sehat saya menyebut kemauan Gibran ini tak ubahnya sowan politik, gimmick dan basa basi politik.

Sowan politik menurut akat sehat saya, tak menjamin bisa melahirkan ketenangan jiwa.

Sowan politik yang saya catat dilakukan jelang pilpres terkait kontestasi politik. Ini terkait keinginan capres mendulang suara.

Harapan saya, semoga rencana sowan politiknya Gibran, bukan ‘formalitas kering dari spiritualitas dan kultural’ yang tidak akan berdampak apa-apa bagi bangsa dan negara. Tapi blow up di media sebagai pencitraan semata. ([email protected])

Berita Terbaru

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…