Car Free Day Benpas Kembali Dibuka, Berikut Pembatasan dan Aturannya

author Dwi Agus Susanti

- Pewarta

Jumat, 16 Feb 2024 08:55 WIB

Car Free Day Benpas Kembali Dibuka, Berikut Pembatasan dan Aturannya

i

Pj Wali Kota Ali Kuncoro membuka kembali kegiatan CFD Jalan Benpas pekan ini

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Jalan Benteng Pancasila (Benpas) Kota Mojokerto kembali diadakan pada akhir pekan ini. Namun, ada syarat dari Pemkot Mojokerto yang mesti ditaati.

Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro mengatakan, dibukanya kembali CFD ini atas permintaan dari masyarakat, utamanya para pedagang. Pasalnya, sejak Covid 19 hingga sekarang, kegiatan tersebut ditiadakan oleh Pemkot Mojokerto.

Baca Juga: Ratusan Penyandang Disabilitas Sumringah, Pemkot Mojokerto Beri Bantuan Uang Tunai

"Kita turuti permintaan warga, tapi ada syarat dan ketentuannya. Jika dilanggar, maka akan kita evaluasi lagi," ujarnya kepada wartawan, Jumat (16/2/2024).

Mas Pj, sapaan akrab Ali Kuncoro memberlakukan skema berbeda dalam CFD Benpas. Diantaranya, membatasi jumlah pedagang hanya dari warga Kota Mojokerto.

"Kita sudah lakukan pendataan, kalau bukan warga kota tidak kita perbolehkan berjualan disitu," tegasnya.

Tak hanya itu, waktu CFD juga dibatasi, dimulai pukul 05.00 hingga 09.00. Dan area berdagang sudah ditentukan agar tertata rapi dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

"CFD kita adakan satu lajur, hanya disebelah utara saja, sedangkan lajur satunya tetap kita buka," tegasnya.

Yang beda lagi, lanjut Mas Pj, CFD Benpas tidak hanya berisi kegiatan berjualan saja, tapi juga terdapat kegiatan pertunjukan kesenian dan olah raga. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan lajur CFD itu untuk aktifitas senam pagi dan pertunjukan seni musik.

"Pertunjukan seni ini manfaatnya untuk menarik pengunjung, semakin banyak pengunjung maka akan semakin menguntungkan para pedagang. Tapi saya minta tetap jaga kebersihan dan ikuti aturan mainnya," pungkasnya.

Terpisah Kasatpol PP Kota Mojokerto, Modjari mengaku sudah melakukan kajian pemantapan CFD Benpas demgan Forum LLAJ. Tujuannya agar pelaksanaan berjalan tertib ean lancar sesuai instruksi Pj Wali Kota.

Baca Juga: Pj Wali Kota Mojokerto Tinjau Langsung Proses Pemadaman Kebakaran RS Gatoel

"Semua sudah kita kondisikan, baik penataan area berdagang hingga lokasi parkirnya. Area CFD juga kita batasi hanya sepanjang 400 meteran saja, tidak menyeluruh seperti sebelum-sebelumnya," tegasnya. 

Petugas Satpol PP, lanjut Modjari, juga akan disiagakan di lokasi untuk memantau jalannya CFD tersebut. Ia berharap, pelaksanaan CFD dapat berjalan tertib dan lancar.

"Kalau semuanya tertib ikuti ketentuan, maka tiidak ada alasan bagi Pemkot untuk menghentikan aktivitas tersebut," tukasnya. Dwi

 

 

 

Baca Juga: Peluang Usaha Jelang Lebaran, Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Pembuatan Kue Kering

 

 

 

 

 

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU