LPG Bocor, Warung Makan di Malang Terbakar, 6 Orang Luka-luka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Sebanyak enam orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat peristiwa kebakaran yang terjadi di sebuah warung makan  di Jalan Kerto Pamuji, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (18/2).

Kepala Unit Pelaksana Teknir (UPT) Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Agoes Soebekti di Kota Malang, mengatakan bahwa peristiwa yang menyebabkan enam orang mengalami luka bakar tersebut terjadi kurang lebih pada pukul 07.30 WIB.

"Korban telah dievakuasi dan dibawa ke IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar (RSSA), untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," kata Agoes.

Dia menjelaskan, usai mendapatkan laporan terkait peristiwa kebakaran tersebut, Pemadam Kebakaran Kota Malang menerjunkan empat unit mobil pemadam dengan kurang lebih 15 personel untuk memadamkan api.

Menurutnya, pada saat tiba di lokasi kejadian, api sudah dipadamkan oleh masyarakat setempat. Namun, Damkar Kota Malang tetap melakukan pengecekan untuk memastikan bahwa api telah padam

"Meski api telah padam, kami tetap lakukan pengecekan. Untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru Kompol Anton Widodo mengatakan bahwa enam orang yang mengalami luka tersebut merupakan pegawai warung makan itu. Enam orang itu adalah Ahmad Izzudin Mahdum (26), warga RT 1 RW 4 Desa Wiyurejo Kecamatan, Pujon Kabupaten Malang.

Kemudian, Agus Riyanto (35), Novan Andinata (25), Tio Bagus Aji (24), Sonif Avianto (30) dan Udin (30). Seluruh korban, merupakan warga RT 14 RW 5 Desa Wiyurejo Kecamatan Pujon Kabupaten Malang.

"Kemungkinan para korban mengalami luka bakar hingga 40 persen," katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, penyebab kebakaran tersebut diketahui bermula pada saat salah satu pegawai akan menyalakan kompor untuk memasak. Namun, pegawai tersebut mencium adanya bau gas elpiji.

Kemudian, lanjutnya, pegawai tersebut mencari asal bau gas tersebut dan ditemukan berasal tabung elpiji tiga kilogram yang sudah terpasang regulator. Kemudian, pegawai itu melepas regulator dan membawa tabung elpiji ke kamar mandi.

"Dengan maksud, agar gasnya tidak keluar dan makin melebar di dalam warung," katanya.

Setelah dirasa aman dan merasa aroma gas suah tidak ada, pegawai warung tersebut melanjutkan pekerjaannya. Namun, saat menyalakan kompor terjadi ledakan dan disertai munculnya api akibat sisa gas yang masih terkonsentrasi di dapur.

Selain korban luka, peristiwa tersebut juga menyebabkan kerugian materiil kurang lebih senilai Rp10 juta. Ml-01/ham

Berita Terbaru

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut istilah "Londo Ireng" dalam pidatonya pada puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai K…

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kalimat Milan Kundera itu terasa semakin penting ketika sebuah bangsa mulai berjarak dari peristiwa-peristiwa yang membentuk…

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mulai mengembangkan usaha…

Masuki Tahap Lelang, Pemkot Madiun Usulkan Perbaikan Jembatan Manguharjo ke Pusat

Masuki Tahap Lelang, Pemkot Madiun Usulkan Perbaikan Jembatan Manguharjo ke Pusat

Minggu, 26 Jul 2026 14:39 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), mengusulkan permohonan perbaikan Jembatan …

Wujudkan Normalisasi Kalianak, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan Terdampak

Wujudkan Normalisasi Kalianak, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan Terdampak

Minggu, 26 Jul 2026 13:58 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka normalisasi Sungai Kalianak, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menandai sebanyak 70 bangunan di Kecamatan Asemrowo…

Bupati Achmad Fauzi Bersama Jajaran Datang Langsung ke Kementan RI, Kerjasama Percepat Kemajuan Pertanian Sumenep

Bupati Achmad Fauzi Bersama Jajaran Datang Langsung ke Kementan RI, Kerjasama Percepat Kemajuan Pertanian Sumenep

Minggu, 26 Jul 2026 13:56 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya mempercepat Kemajuan dan pembangunan khususnya di sektor pertanian yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…