Banyak Kepala Sekolah Dijabat Plt, Tidak Efektif

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  – Banyaknya kekosongan jabatan kepala sekolah negeri yang dipimpin oleh kepala sekolah definitif, pelaksana tugas ( PLT)  mulai dari tingkatan SD Negeri hingga SMP Negeri, di Sidoarjo.

Menurut pengamatan Dewan Pendidikan Sidoarjo, akan mempengaruhi atau berdampak pada kinerja guru dan tenaga kependidikan, yang akhirnya berdampak pada kualitas proses, prestasi, dan mutu lulusan.

Ketua Dewan Pendidikan Abdul Mukhlis menyampaikan, saat ini banyak ditemukan kepala sekolah yang merangkap jabatan. Praktek kepala sekolah dijabat seorang pelaksana tugas (Plt) sudah berlangsung cukup lama.

“Dari 464 SD Negeri, sebanyak 159 kepala sekolahnya dijabat Plt atau sekitar 34 persen. Sedangkan untuk tingkat SMP Negeri dari 48 sekolah ada 14 kepala sekolah diisi Plt,” kata Mukhlis,  

Lebih lanjut, menurutnya jabatan kepala sekolah yang dirangkap sangat tidak efektif dan tidak bisa maksimal, karena kepala sekolah berperan sebagai manajer yang mengelola sumber daya manusia (SDM). Kepala sekolah harus berada di antara para guru, tenaga kependidikan, dan siswa.

“Kepemimpinan kepala sekolah ini sangat penting untuk mencapai tujuan pendidikan atau sekolah yang efektif dan efisien,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kepala sekolah sebagai manajer dituntut mengorganisir seluruh sumber daya sekolah menggunakan prinsip kerja sama tim. Kerja sama tim yang dimaksud itu mengandung pengertian tentang kebersamaan (Together), pandai merasakan (Empathy).

Kemudian saling membantu (Assist), saling penuh kedewasaan (Maturity), saling mematuhi (Willingness), saling teratur (Organization), saling menghormati (Respect), dan saling berbaik hati (Kindness).

“Proses seleksi sebenarnya sudah selesai tetapi mengapa kekosongan jabatan kepala sekolah yang sangat banyak tersebut tidak segera diisi.

Oleh karena itu agar sekolah-sekolah di Sidoarjo khususnya sekolah negeri memiliki kepemimpinan pendidikan yang efektif, dia meminta pemerintah bisa segera mengambil langkah yang solutif. Menurut dia, dengan kepemimpinan kepala sekolah yang kuat, kualitas proses dan prestasi serta mutu lulusan bisa terjaga dengan baik.

“Mohon pejabat terkait yang memiliki kewenangan segera mengisi jabatan kepala sekolah yang kosong atau yang saat ini diisi seorang Plt,” imbuhnya. Hdk/hik

Berita Terbaru

Raih Gelar Doktor Unair, Gus Fawait Kupas Tuntas Pentingnya Belanja Pemerintah Tepat Sasaran di Jawa Timur

Raih Gelar Doktor Unair, Gus Fawait Kupas Tuntas Pentingnya Belanja Pemerintah Tepat Sasaran di Jawa Timur

Jumat, 12 Jun 2026 10:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi menuntaskan sidang promosi doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga dengan m…

Perkuat Stok dan Stabilkan Harga, BULOG Mojokerto Gelontor MinyaKita di Pasar Tanjung 

Perkuat Stok dan Stabilkan Harga, BULOG Mojokerto Gelontor MinyaKita di Pasar Tanjung 

Jumat, 12 Jun 2026 10:25 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 10:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto terus memperkuat upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui penyaluran minyak goreng M…

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…