Belasan Warga di Magetan Diduga Terjangkit DBD, Mayoritas Dirawat di Rumah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
WASPADA: Petugas Dinkes Magetan melakukan fogging di lingkungan Desa Pragak, Kecamatan Parang, Magetan. SP/ Istimewa
WASPADA: Petugas Dinkes Magetan melakukan fogging di lingkungan Desa Pragak, Kecamatan Parang, Magetan. SP/ Istimewa

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) diduga menyerang daerah di Desa Pragak Kecamatan Parang Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pasalnya, sebanyak belasan warga di daerah tersebut mengalami demam disertai trombosit yang turun. Salah satunya di RT 02 desa setempat.

"Warga kami beberapa terjangkit DBD, di RT 02 ada delapan anak dan satu dewasa. Juga ada yang terpapar di RT sebelah, jika ditotal belasan warga yang terjangkit,” ungkap salah satu warga setempat, Arik, Selasa (20/02/2024).

Sementara itu, puskesmas setempat pun melakukan fogging atau pengasapan untuk membunuh nyamuk. Tak hanya itu, warga setempat sudah berupaya melakukan fogging mandiri. Gerakan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN juga sudah dilakukan.

Lebih lanjut, Arik mengungkapkan, kasus DBD merebak sejak awal tahun. Warga setempat bergantian terjangkit penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti itu.

"Sudah sejak sebulan yang lalu ada yang terjangkit, lalu sembuh. Tapi kemudian ada lagi yang lain terjangkit. Begitu bergantian,” bebernya.

“Anak saya juga termasuk salah satu yang  terkena DBD, gejalanya demam, saya bawa ke klinik, akhirnya dirujuk ke RS di Ponorogo karena trombositnya sempat turun. Namun, saat ini sudah membaik,” terangnya. 

Menurutnya, gejala yang dialami warga yang lain tak jauh beda dengan apa yang dialami anaknya. Kuat dugaan, ada yang memang terjangkit DBD. Mayoritas mereka dirawat di rumah. mgt-01/dsy

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…